RADAR BOGOR-Inovasi bahan bakar nabati (BBN) dari Indonesia, singkatan dari Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos atau disingkat Bobibos tak lama lagi bakal di jual.
Namun Bobibos yang merupakan energi terbarukan ramah lingkungan yang diklaim memiliki oktan tinggi mencapai RON 98 itu, berpotensi bakal lebih dulu dijual di luar negeri.
Hal itu disampaikan oleh Dewan Pembina Bobibos, Mulyadi. Kepada Radar Bogor, ia mengatakan, dalam waktu dekat akan segera dilaunching di Negara Timor Leste.
"Betul (kemungkinan dijual lebih dulu di Timor-Leste). Akan di Launching perdana Menteri Xanana Gusmao bulan Februari," katanya kepada Radar Bogor Kamis 25 Desember 2025.
Ia memaparkan, Bobibos sudah menandatangani MoU dan membicarakan hal-hal yang sifatnya teknis dan memberikan bahan-bahan untuk menjadi klausul yang akan dibuatkan regulasi oleh pemerintah Timor Leste.
"Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat gagasan dan kolaborasi dalam menghadirkan kemandirian energi antar kedua negara," paparnya.
"Prinsipnya pihak Timor Leste yang mewakili pemerintah Kepala SKK Migas nya sangat antusias dan merspon baik," tambahannya.
Ditanya soal potensi bakal bisa di jual kepada masyarakat di Indonesia, Mulyadi mengatakan
Bobibos sudah melakukan Roadshow untuk memberi kabar baik dan diskusi dengan sejumlah pejabat Indonesia.
Bobibos juga sudah menemui, Ketua MPR, Wakil Ketua DPR, Ketua Badan Legislasi, Wakil Ketua komisi XII (Mitra Kerja Menteri ESDM), Anggota Komisi XII, Penasehat Presiden, Utusan Khusus Presiden Bidang Energi juga Menteri Bappenas dan Wakil Menteri Pertanian.
"Kami juga sudah bertemu dengan Menteri Koperasi agar nanti bisa dipasarkan melalui Koperasi Desa Merah Putih," paparnya.
Selain itu juga, pihaknya bertemu dengan Menteri Hukum, Dirjen Minyak dan Gas, Dirjen Energi Baru terbarukan dan Transisi Energi.
Juga dengan Danantara (CIO dan CTO), Dirut Pertamina, Ketua Umum HKTI, Dewan Pembina Partai Gerindra. "Serta Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi," tukasnya. (faj)
Editor : Yosep Awaludin