RADAR BOGOR - Matahari sudah tenggelam. Arus lalulintas di Jalan Kamboja, Pancoran Mas, Kota Depok nampak ramai. Padat.
Malam itu jam menunjukan sekitar pukul 19.30 WIB. Umat Kristiani memenuhi GBI Kamboja Kota Depok. Mereka melaksanakan ibadah Misa.
Gereja di Jalan Kamboja itu menjadi salah satu Gereja yang dikunjungi Wali Kota Depok Supian Suri beserta Fokomimda. Gereja keempat yang disambangi para inohong Kota Depok itu.
Wali Kota Depok Supian Suri, turun dari mobilnya di GBI Kamboja Pancoran Mas Depok. Ia bersama dengan Forkopimda menyapa umat Kristiani yang baru saja menyelesaikan ibadah Misa.
Usai dari sana, Wali Kota Depok dan rombongan kemudian melanjutkan menuju tempat ibadah lainya. Namun, arus lalulintas di sana malam itu cukup krodit.
Jalanan yang macet, membuat Supian Suri untuk memutuskan berjalan kaki, tak mengunakan mobil yang terjebak macet di Jalan Kamboja malam itu.
Langkahnya cukup cepat, berjalan menyusuri jalan Kamboja. Berbaur dengan umat Kristiani yang baru saja selesai melaksanakan ibadah misa.
Langkah Wali Kota Depok Supian Suri diikuti oleh sejumlah pejabat lain. Mereka berada di belakang sembari berjalan cepat, mengimbangi langkah kaki Supian Suri yang sudah berjalan lebih dulu.
Sepanjang perjalanan itu, sejumlah warga menyapa orang nomer satu di Kota Depok itu. Tak sedikit banyak yang meminta berjabat tangan hingga berfoto bersama.
"Pak wali, pak wali, ijin boleh minta foto," ucap salah satu wanita, umat Kristiani yang baru saja pulang ibadah misa di GBI Kamboja malam itu.
Wanita itu mengenakan pakaian berwarna merah. Rambutnya sebahu, di cat warna merah marun.
Setelah mendapat ijin, wanita itu, kemudian mengeluarkan handphone miliknya, ia mengajak foto Walikota Depok Supian Suri bersama dua orang anak perempuan.
Wali Kota Depok Supian Suri menuturkan, pengamanan ibadah Natal dilakukan tanpa pengecualian terhadap seluruh gereja, baik besar maupun kecil.
Kata dia, Pemkot Depok bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memastikan setiap umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman dan tenang.
“Tidak ada yang dibeda-bedakan, baik besar maupun kecil, jamaahnya banyak atau sedikit, semuanya kita amankan,” kata Supian Suri, saat ditemui Radar Bogor di sela monitoring malam misa.
Ia memaparkan kehadiran aparat dan pemerintah bukan sekadar simbolik, melainkan bagian dari komitmen negara dalam menjamin hak beribadah setiap warga. (faj)
Editor : Yosep Awaludin