Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Diterjang Defisit, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Jamin Akselerasi Pembangunan di Jabar Tak Berhenti, Salah Satunya Jalur Puncak 2 Bogor

Kholikul Ihsan • Rabu, 31 Desember 2025 | 12:49 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menghadiri sebuah acara beberapa waktu lalu.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menghadiri sebuah acara beberapa waktu lalu.
RADAR BOGOR - Di tengah bayang-bayang defisit anggaran dan tekanan fiskal yang berat, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membawa angin segar bagi warga.
 
Meski pendapatan dari sektor otomotif (PKB) merosot, ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur strategis di Jawa Barat tidak akan berhenti dan justru akan diakselerasi pada tahun 2026.
 
Komitmen ini disampaikan Dedi Mulyadi usai Rapat Evaluasi Pembangunan 2025 di Gedung Pusat Kebudayaan, Bandung, Selasa, 30 Desember 2025. 
 
Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah memetakan sejumlah solusi kreatif untuk menambal celah fiskal tanpa mengorbankan proyek konektivitas yang menjadi urat nadi ekonomi warga.
 
Baca Juga: Warga Rumpin Bogor Demo Soal Uang Kompensasi Penutupan Tambang, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Sebut Data Penerima Bertambah, Dibayarkan Tahun Depan
 
Proyek prioritas yang tetap menjadi fokus utama Dedi Mulyadi di tengah krisis anggaran. Kondisi ekonomi Jawa Barat saat ini terdampak oleh pelemahan industri otomotif yang berimbas pada penurunan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta beban utang daerah.
 
“Hari ini kita tahu bagaimana kondisi bisnis di motor dan mobil (otomotif) turun, tetapi anggaran pembangunannya meningkat, ya pasti terjadi defisit, bersama DPRD dan pemangku kepentingan lainnya, kita siap menghadapi kondisi ini, pembangunan tidak boleh berhenti, kita tidak boleh menyerah,” ujar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dilansir dari laman Bappeda Provinsi Jawa Barat.
 
Baca Juga: Kisah Cinta Ku Tunggu Jandamu, Cerita Komarudin Warga Citeureup Bogor Nikahi Mantan Pacar Bikin Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Kagum
 
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjamin anggaran tahun depan tetap diprioritaskan untuk mengurai kemacetan kronis dan meningkatkan keamanan jalanProyek-proyek tersebut meliputi:
Mulai Januari 2026, Pemdaprov Jabar akan melakukan audit terhadap tata ruang wilayah untuk menekan resiko banjir. Salah satu kebijakan paling berani adalah larangan total pengembangan perkebunan sawit di Jawa Barat.
 
Baca Juga: Jadi Tamu Tak Diundang di Acara Pernikahan Warga Citeureup Bogor, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Puji Sosok Pengantin Pria
 
Jawa Barat lebih cocok untuk teh, karet, kina, dan kopi,” tambah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
 
Ia menilai sawit tidak cocok dengan geografis Jabar dan berisiko merusak ketersediaan air tanah bagi warga.
 
Dedi Mulyadi juga menyoroti banjir yang kerap melanda Jawa Barat adalah hasil dari tata ruang yang tidak konsisten. Agenda perubahan tata ruang ini akan menjadi prioritas pertama di awal tahun 2026 guna memastikan pembangunan tetap selaras dengan pelestarian lingkungan.
Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #bogor #gubernur jawa barat #Puncak 2