RADAR BOGOR - Dika, seorang anak asal Bandung yang viral karena keberaniannya menangkap ular untuk dijual akhirnya bertemu dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Pertemuan tersebut diabadikan dalam sebuah video yang diunnggah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pada akun media sosial pribadinya.
Dedi Mulyadi terlihat menyambut hangat kedatangan Dika yang berkunjung ke kediamannya di Lembur Pakuan, Subang, Jawa Barat.
Dalam salah satu percakapan, Dedi Mulyadi bertanya kepada Dika terkait pendidikan anak tersebut, ternyata bocah penakluk ular itu sudah lama berhenti sekolah.
"Sama sekali tidak sekolah, dulu pernah gak sekolah sampai kelas satu?," tanya Dedi Mulyadi, dilansir dari kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel.
Seorang pria yang mendampingi Dika ke Lembur Pakuan kemudian mengatakan bahwa anak tersebut pernah sekolah hingga kelas empat SD.
Hal itu sontak menimbulkan tanda tanya dibenak Gubernur Jawa Barat, ia lantas ingin mengetahui alasan Dika tidak melanjutkan pendidikannya.
"Jadi sekolah sampai kelas empat, kenapa berhenti sekolahnya? Ibu kenapa berhenti sekolah anaknya?," tanya lagi Dedi Mulyadi.
Orang tua Dika yang kebetulan ada di momen tersebut lantas mengungkapkan alasan anaknya putus sekolah, menururnya anak berusia sepuluh tahun itu sempat menjadi korban perundungan.
Saat ditanya oleh Dedi terkait siapa pelaku perundungannya, sang ibu mengatakan bahwa ia tidak tahu persisi siapa yang telah membully anaknya tersebut.
Mengetahui hal itu, kepala daerah berusia 54 tahun tersebut lantas meminta Dika untuk kembeli sekolah dan melanjutkan pendidikannya.
"Berhentinya sejak kapan? udah lama berapa tahun?," tanya Dedi Mulyadi.
Rupanya boocah yang gemar bermain dengan ular itu sudah berhenti sekolah kurang lebih selama dua tahun.
Gubernur Jawa Barat tersebut cukup menyayangkan keputusan Dika yang berhenti sekolah diusianya yang masih tergolong anak-anak.
Maka tidak heran jika Dedi Mulyadi meminta anak asal Banjaran terebut untuk kembali melanjutkan pendidikannya.***
Editor : Asep Suhendar