RADAR BOGOR – Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi kemacetan di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor salah satunya membangun jalur alternatif Puncak 2 yang terhubung dengan sejumlah wilayah di Jawa Barat.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memiliki gagasan Jalur Puncak 2 di Kabupaten Bogor bisa terhubung dengan sejumlah wilayah lainnya seperti Kabupaten Cianjur, Kabupaten Purwakarta, dan Kabupaten Bandung Barat.
Dedi mengatakan rencana pembangunan jalur Puncak 2 yang diinisasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) adalah untuk mengatasi horor kemacetan yang terjadi di Puncak dalam setiap Lebaran maupun setiap malam tahun baru.
Meskipun dalam setahun terakhir kepemimpinannya sebagai gubernur Jawa Barat, Dedi menyebut kemacetan horor itu tidak terjadi karena diantisipasi di antaranya dengan pemberhentian sopir-sopir angkot.
Namun menghentikan sementara sopir angkot di kawasan Puncak dengan memberi kompensasi menurut Dedi hanya bersifat sementara.
"Itu kan peristiwa yang bersifat insidentil selanjutnya harus diselesaikan secara komprehensif dalam konsep pembangunan yang memadai," ujar Dedi Mulyadi dalam Rapat Koordinasi Terbatas di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang, beberapa waktu lalu sebagaimana dilansir dari YouTube Lembur Pakuan Channel.
"Kalau saya sih punya gagasan Jalan Puncak 2 itu ada jalan yang terintegrasi antara Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Karawang, Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Purwakarta dengan Kabupaten Cianjur dan dengan Kabupaten Bandung Barat," papar gubernur Jawa Barat.
Jadi nanti kata Dedi, jalannya meliputi dua yakni menyusuri Sangga Buana yang lurus ke arah Cipanas Kabupaten Cianjur. Selalin itu dari Sangga Buana melingkari Jatiluhur yang nanti masuknya ke Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bandung Barat.
Selanjutnya lurus ke arah Loji, lalu dari Kutatandingan di Kabupaten Karawang terintegrasi dengan Kutamanah di Kabupaten Purwakarta.
Berikutnya ke Udug-Udug lalu menyebrangi Jembatan Citarum dan masuk ke sebelah kanan Karawang Barat atau gerbang tol.
Dedi menyampaikan mengintergrasikan Jalur Puncak 2, Kabupaten Bogor dengan sejumlah wilayah lainnya di Jawa Barat sebagai upaya membangun kekuatan baru serta mengatasi kemacetan.
"Itu adalah untuk membangun kekuatan baru agar tidak terjadi penumpukan pembangunan pada sebuah wilayah mendistribusikan keadilan dan rasa adil dan kemudian juga menghormati sejarah leluhur karena Kutamanah, Kertamanah, Udug-Udug, Loji semuanya itu sepertinya daerah yang relatif sakral dalam pandangan saya," ungkap Dedi Mulyadi.
Editor : Eka Rahmawati