Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Malam Pergantian Tahun, Ribuan Warga Berburu Pesta Kembang Api di Jalanan Kota Depok

Ahmad Sopyan • Kamis, 1 Januari 2026 | 09:17 WIB
Ribuan warga Kota Depok memadati Jalan GDC menyaksikan pesta kembang api pada Kamis 1 Januari 2026.
Ribuan warga Kota Depok memadati Jalan GDC menyaksikan pesta kembang api pada Kamis 1 Januari 2026.

RADAR BOGOR - Gerimis sempat menguyur wilayah Kota Depok pada malam perayaan tahun baru 2026.

Namun, hal itu tak menyurutkan ribuan warga Kota Depok untuk keluar rumah, berburu dan menyaksikan pesta kembang api di pusat keramaian.

Salah satunya di Jalan Boulevard Grand Depok City (GDC) Kota Depok yang jadi titik kumpul warga untuk menyaksikan pesta kembang api.

Pesta kembang api di sana dipusatkan di depan Alun-Alun GDC. Tepat pukul 23.50 WIB, jalan di depan alun-alun mulai ditutup dua jalur.

Mereka memadati kanan kiri jalan. Didominasi sepeda motor. Mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa tumpah ruah di sana.

Di tengah Jalan GDC, ragam kembang api disiapkan. Ditata sedemikian rupa. 10 detik menjelang 1 Januari 2026, warga mulai melakukan hitung mundur.

Tepat pukul 00.00 WIB, kembang api pertama mulai dinyalakan. Kembang api pertama meledak selama 10 kali, suaranya cukup keras. Warna kembang api yang dihasilkan merah, Hijau dan kuning kecoklatan.

Tak lama, kembang api lainya turut menghiasi langit GDC Depok. Kembang api saling bersahutan.

Warga yang sudah menanti pun mengeluarkan handphone masing-masing. Mengarahkan pada percikan kembang api.

Sepuluh menit pertama, kembang api sahut menyahut hingga terhenti. Warga yang datang mengira pesta kembang api sudah selesai. Tak bakal seramai tahun kemarin karena adanya larangan menyalakan kembang api.

Namun, warga yang berkumpul dibuat sorak Sorai saat kembang api raksasa dinyalakan. Rentetan kembang api itu membuat warga yang menyaksikan bersorak sorai.

Kembang api berukuran besar itu menyemburkan kembang bak air mancur dan roket. Sahut menyahut dan membuat langit di GDC Depok menyala-nyala.

Kembang api ukuran besar itu tidka hanya satu, tapi ada sekitar 10 kembang api. Asap sisa ledakan kembang api menyelimuti jalanan GDC Depok.

Pesta kembang api di sana berkahir sekitar pukul 01.00 WIB. Warga mulai perlahan membubarkan diri.

Restu salahsatu warga yang hadir mengaku sengaja datang ke GDC Depok untuk menyaksikan pesta kembang api.

Kata dia, meski adanya larangan menyalakan kembang api, ia meyakini pasti ada pesta kembang api di GDC.

"Walau dilarang, pasti ada, sudah setiap tahun di sini, ini lihat kembang api sama istri dsn anak," katanya kepada Radar Bogor Kamis 1 Januari 2025.

Pesta kembang api juga terjadi di Kawasan Margonda, Kota Depok. Meski dekat dengan kantor walikota, pesta kembang api tetap menghiasi langit Jalan Margonda.

Pun dengan di kawasan sawangan. Shila sawangan menjadi titik keramaian malam tahun baru 2026.

Pesta kembang api terjadi di sana. Ribuan warga tumpah rumah di sana menyaksikan kembang api.

Selama malam pergantian tahun baru, kawasan Kota Depok terpantau kondusif. Masyarakat terlihat merayakan malam tahun baru dengan aman.

Hal itu tidakterlepas dari personel gabungan yang diturunkan di sejumlah wilayah di Kota Depok untuk mengamankan malam tahun baru.

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras mengatakan, petugas gabungan dari Polres Metro Depok, Kodim 0508 Depok, dan Pemkot Depok, disiagakan untuk menjaga kondusivitas pergantian malam tahun baru 2026.

Sebanyak 703 petugas gabungan ditempatkan di sejumlah titik untuk mengantisipasi adanya potensi keramaian masyarakat.

"Ada 703 personel gabungan yang kami siapkan untuk memberikan pelayanan perayaan pergantian tahun 2026 ini," ujar Kapolres Metro Depok, Kombes Abdul Waras kepada Radar Bogor. (faj)

Editor : Yosep Awaludin
#tahun baru #pesta kembang api #kota depok