Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jalan Alternatf Puncak 2 Bogor bakal Dibangun, Gubernur Jawa Barat Larang Ubah Tata Ruang, Dedi Mulyadi: Harus Tetap Hutan, Harus Tetap Kebun

Eka Rahmawati • Kamis, 1 Januari 2026 | 22:49 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat Rapat Koordinasi Terbatas bersama para kepala daerah di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat Rapat Koordinasi Terbatas bersama para kepala daerah di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang.

RADAR BOGOR - Pembangunan jalan alternatif Puncak 2 di kawasan timur Kabupaten Bogor rencananya dimulai 2026 ini. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berpesan agar pembangunan jalur alternatif yang bertujuan mengatasi kemacetan di kawasan Puncak itu tidak merubah tata ruang wilayahnya.

Jalur Puncak 2 di wilayah timur Kabupaten Bogor meliputi kawasan Sentul hingga Sukamakmur letaknya sebagian berada di areal perkebunan dan hutan.

Dedi Mulyadi meminta agar dalam proses pembangunannya tidak mengubah keberadaan hutan maupun kebun di kawasan tersebut.

"Harus dipastikan bahwa hutan yang dibuka dibangun areal jalan, perkebunan yang dibuka dibangun areal jalan tata ruangnya gak boleh dirubah, harus tetap hutan, harus tetap kebun," ujar Dedi Mulyadi saat Rapat Koordinasi Terbatas di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang, beberapa waktu lalu sebagaimana dilansir dari YouTube Lembur Pakuan Channel.

Dedi Mulyadi menegaskan keinginannya untuk menjaga dan melindungi kawasan hutan Sanggabuana dan meminta agar ada zona batasan di tata ruang Kabupaten Bogor.

Terkait mekanisme pembagian tugas atau pembagian wilayah menurut Dedi masuk dalam hal teknis yang nantinya dibagi pada wilayah yang bersangkutan. 

"Mana yang dilakukan oleh Pemda Kabupaten (Pemerintah Kabupaten Bogor) mana yang dilakukan oleh Pemda Provinsi (Pemerintah Provinsi Jawa Barat), itu hal yang teknis tinggal dibagi saja," jelas Dedi Mulyadi.

Akan tetapi, kata gubernur Jawa Barat yang paling penting adalah kepastian bahwa seluruh rangkaian kegiatan itu ditujukan untuk mengurai kemacetan di kawasan Puncak yang masuk dalam wilayah Kecamatan Megamendung dan Cisarua atau wilayah selatan Kabupaten Bogor.

"Tetap mengunci wilayah-wilayah yang itu adalah hutan dan perkebunan, tidak boleh berubah," tegasnya.

 Sementara itu dalam rapat koordinasi hadir sejumlah kepala daerah yang berkaitan dengan pembangunan jalur Puncak 2 yang rencananya akan terintegrasi dengan wilayah lain di Jawa Barat seperti Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein dan Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian.

Baca Juga: Kisah Cinta Ku Tunggu Jandamu, Cerita Komarudin Warga Citeureup Bogor Nikahi Mantan Pacar Bikin Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Kagum

Dedi menegaskan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat membangun jalan Puncak 2 Bogor yang nantinya terhubung dengan wilayah lain seperti Cianjur, Karawang, Purwakarta dan Bandung Barat adalah demi kepentingan pembangunan.

"Kita melakukan ini bukan untuk kepentingan siapa pun kita melakukan ini untuk kepentingan pembangunan," tutupnya.

Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #bogor #gubernur jawa barat #Puncak 2