RADAR BOGOR - Media sosial dihebohkan dengan sebuah video yang memperlihatkan seorang warga Garut diduga diintimidasi oleh keluarga kades imbas mengkritik dana desa yang belum terealisasikan.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi belum lama ini memberikan respons secara langsung terkait video viral tersebut dalam unggahan terbaru di akun Instagram pribadinya.
Menurut Dedi Mulyadi, kepala desa dan jajarannya tidak boleh mengintimidasi masyarakat yang memberikan kritik terhadap hasil kinerja pemerintahan.
"Manakala ada orang yang melakukan kritik, memposting pembangunan yang belum berkeadilan, jalan rusak drainase rusak, saluran air rusak, rumah rakyat miskin yang tidak ada yang peduli, jangan pernah melakukan intimidasi, pengancaman," kata Dedi Mulyadi.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Jawa Barat itu juga mengatakan, bahwa setiap orang yang berstatus sebagai arartur negara harus siap menerima kritik dari masyarakt.
Kritik yang diberikan oleh warga merupakan masukan yang sangat positif agar kinerja pemerintah bisa lebih baik lagi.
"Dalam dunia yang semakin terbuka, kini ini aparat, kalau ada warga yang menceritakan tentang jeleknya pembangunan harus kita menerima dengan lapang dada," ungkap Gubernur Jawa Barat.
Dedi juga menjelaskan bahwa dengan adanya kritik yang diberikan oleh masyarakat pemerintah desa khususnya harus peka untuk segera melakukan perbaikan.
"Sudah bukan musimnya lagi kita anti kritik dan kia mencaci maki orang yang mengkritik kita," ujar Dedi Mulyadi.
Bukan hanya itu, menurut ayah tiga anak ini, pemerintah harus tahan dengan cacimaki yang disampaikan oleh masyarakatnya.
Gubernur Jawa Barat berharap agar pristiwa tersebut tidak kembali terulang, ia juga meminta kepada jajan di bawahnya termasuk kepala desa untuk segera melakukan perbaikan.
Tidak berhenti sampai di situ, Dedi Mulyadi juga meminta Bupati Garut untuk segera menyelesaikan masalah yang ada di wilayahnya itu.
"Saya minta kepada seluruh jajaran masyarakat, kepala desa yang ada di sana lakukan rekonsiliasi, lakukan perbaikan pembangunan, dan kepada Bupati (Garut) segera menanganinya. Jangan biarkan ada tindakan intimidatif terhadap auto kritik," pungkasnya.
Respons Gubernur Jawa Barat tersebut sontak mendapat banyak komentar dari warganet yang sontak meminta dedi mulyadi untuk mengaudit dana desa di wilayah Garut tersebut.**
Editor : Asep Suhendar