RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kasus dugaan intimidasi terhadap warga yang mengkritik anggaran dana desa di Kabupaten Garut. Peristiwa itu diduga dilakukan oleh anak kades di Garut beserta keluarganya yang lain.
Sebelumnya video viral memperlihatkan seorang warga bernama Holis dikerumuni sejumlah orang dan melontarkan kalimat bernada tinggi usai dirinya memposting kondisi jalan rusak di desa tempat tinggalnya.
"Tuh tingali, percuma da diayakeun dana desa oge ari jalan samodel kieu mah (Tuh lihat percuma diadakan dana desa juga kalau jalan seperti ini)," kata Holis dalam video yang diunggah ulang di Instagram @dedimulyadi7.
Pada video lainnya Holis sambil memperlihatkan kondisi jalan rusak juga sempat berteriak, " Itu woy beuritna loba euy tewak euy, (itu banyak tikus tangkap)."
Kritikan Holis membuat keluarga kepala desa menanggilnya. Namun, saat pertemuan dengan sejumlah keluarga kades salah satunya sang anak, Holis justru diduga diintimidasi.
"Arek naon di didinya gogorowokan? Hayang tenar? (Mau apa kamu teriak-teriak, mau terkenal?)" kata salah satu pria yang mengerumuni Holis.
Video itu pun lantas viral dan memicu reaksi warganet yang sebagian besar menyayangkan aksi yang dilakukan keluarga kades di Garut tersebut.
Peristiwa itu juga turut disorot Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang kemudian menghubungi Holis dan berbincang langsung melalui video call.
Dalam perbincangannya dengan Dedi Mulyadi diketahui pria bernama Holis Muhlisin tinggal di Kampung Babakan Edog, Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut.
Sehari-hari ia berjualan telur dan harus melewati jalan rusak di desanya hingga mendorong dirinya untuk bersuara terhadap kondisi jalan di desanya itu serta mempertanyakan anggaran dana desa.
"Nanti tinggal diaudit dana desanya?" kata gubernur Jawa Barat dilansir dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.
Setelah mendengar cerita Holis, Dedi bakal segera memanggil Kepala Desa Panggalih Wahyu. Pada akun Instagramnya, gubernur Jabar juga menegaskan akan melakukan audit terhadap dana desa di Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut.
"Kang Holis berteriak memanggil tikus, kenapa yang muncul malah keluarga Pak Kades, kalau begitu, saya audit dana desanya dan saya panggil kepala desanya, hatur nuhun," kata Dedi Mulyadi.
Editor : Eka Rahmawati