Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Penjual Telur Ini Tak Bekerja Usai Kasus Intimidasi Keluarga Kades di Garut Viral, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Gak Usah Takut, Dagang Lagi Aja

Eka Rahmawati • Selasa, 6 Januari 2026 | 06:09 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menghubungi Holis warga Desa Panggalih, Cisewu, Kabupaten Garut.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menghubungi Holis warga Desa Panggalih, Cisewu, Kabupaten Garut.

RADAR BOGOR -  Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta agar Holis Muhlisin warga Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut yang viral usai mendapat dugaan intimidasi dari keluarga kepala desa (kades) untuk kembali berjualan.

Dedi Mulyadi menghubungi Holis setelah video viral yang memperlihatkan aksi dugaan intimidasi yang dialaminya setelah mengkritik anggaran dana desa dan jalan rusak di kampung tempat tinggalnya.

Dalam perbincangan melalui sambungan video call, Dedi Mulyadi menanyakan berbagai hal termasuk awal mula dirinya memposting di media sosial hingga memicu reaksi keluarga Kepala Desa Panggalih Wahyu serta keseharian Holis.

Sehari-hari Holis mengaku sebagai penjual telur keliling yang memasok ke sejumlah warung Dalam sehari ia bisa menjual sekitar 50 kilogram telur dan mendapat keuntungan kisaran Rp100 ribu per hari.

Telur tersebut diantar Holis menggunakan sepeda motor dan melewati jalan rusak di desanya. Holis kesal lantaran harus melewati jalan rusak sampai suatu hari ia pernah terjatuh dari motor yang mengakibatkan telur-telur miliknya pecah.

"Pernah jatuh dan telur yang dibawa pecah jadi rugi," kata Holis dilansir dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel. 

Holis kemudian membuat video terkait kondisi jalan rusak di desanya dan mempernyakan anggaran dana desa. Setelah video itu beredar, Holis dipanggil pihak keluarga kepala desa termasuk sang anak hingga terjadi dugaan intimidasi sebagaimana video yang viral di media sosial.

Holis mengaku tujuannya mengunggah keadaan di Desa Panggalih lantaran ingin ada keterbukaan khususnya soal anggaran dana desa. Ia juga ingin kondisi Desa Panggalih lebih baik lagi.

"Pengen ada keterbukaan sama sebetulnya saya mengkritik demi kemajuan Desa Panggalih," ucap Holis.

Setelah peristiwa yang menimpanya itu, Holis memilih untuk tidak berjualan telur.

"Sekarang berhenti bekerja donk?" tanya gubernur Jawa Barat.

"Iya seharusnya sekarang dagang telur, gak dagang sudah 4 hari soalnya takut di jalan dicegat," jawab Holis. 

"Gak lah, nanti saya kasih tahu gak boleh," tegas Dedi Mulyadi yang menjamin keselamatan Holis. 

Karena tidak bekerja itulah membuat Holis harus merogok tabungannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mendengar cerita Holis, Dedi Mulyadi kemudian memberinya bantuan modal serta memintanya agar kembali berjualan.

"Akang gak usah takut dagang lagi aja," pesan Dedi Mulyadi kepada Holis yang disambut ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan gubernur Jabar.

Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #kades #gubernur jawa barat #garut #viral