Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Update Kasus Dugaan Penganiayaan Maut yang Libatkan Oknum Anggota TNI AL di Tapos Depok, Polisi Sudah Periksa 12 Saksi

Ahmad Sopyan • Rabu, 7 Januari 2026 | 17:45 WIB
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi.
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi.

RADAR BOGOR - Polres Metro Depok, merilis perkembangan kasus penganiayaan yang melibatkan oknum anggota TNI AL di Tapos, Kota Depok.

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi mengatakan, hingga saat ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam kasus dugaan penganiayan Wajir Ali Tuankota (24) dan Dede Naigrata (39).

Ada belasan saksi yang sudah diperiksa. "Hingga saat ini, kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap 12 saksi," katanya kepada Radar Bogor, Rabu 7 Januari 2026.

Made memaparkan dalam kasus yang menewaskan Wajir Ali Tuankota itu, dari 12 saksi yang sudah diperiksa, salah satunya termasuk pengurus lingkungan setempat. "Iya termasuk ketua RT setempat," papanya.

Sementara itu perihal informasi yang menyebutkan bahwa korban dugaan penganiayaan sedang melakukan kegiatan transaksi ilegal, hingga saat ini belum ada bukti mengarah kepada hal tersebut.

"Soal informasi itu, belum terbukti kebenaranya. Atas hal tersebut kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga korban dan masyarakat atas informasi yang sempat beredar tersebut," ujarnya.

Made menuturkan, kedepannya Polres Metro Depok berkomitmen untuk menyampaikan informasi secara cermat, akurat dan berdasarkan fakta hasil penyelidikan.

Sementara itu untuk tujuan dan keberadaan korban di lokasi kejadian serta penyebab dan motif penganiayan, akan disampaikan secara resmi pada saat rilis resmi hasil penyelidikan. "Nanti kami sampaikan," tuturnya.

Kondisi Terkini Korban Selamat

Polisi membeberkan kondisi Dede Naigrata (39) korban selamat dalam kasus dugaan penganiayan melibatkan oknum anggota TNI di Tapos Kota Depok.

Kepada Radar Bogor, Made memaparkan saat ini korban bernama Dede Naigrata sudah kembali ke rumah.

"Sudah kembali ke rumah untuk pemulihan," kata Made kepada Radar Bogor, Rabu 7 Januari 2026.

Made menerangkan Dede Naigrata yang diketahui sebagai tukang kamari itu mengalami luka lebam di sekujur tubuh.

Korban dilarikan ke RS brimob Klapadua bersama dengan korban lainya Wajir Ali Tuankota (24) yang dinyatakan meninggal saat di menjalani perawatan medis di RS Brimob Klapadua.

Diberitakan sebelumnya, Dua pria berinisial WA (24) dan DN (39) diduga jadi korban penganiayan. Keduanya ditemukan dalam mobil box dengan kondisi alami luka parah.

Peristiwa tersebut pertamakali diketahui pada Jumat sekira pukul 04.30 WIB. Adapun TKP berada di Gang Swadaya Emas, Kecamatan Tapos, Kota Depok.

Polisi menyebut, salah satu korban berinisial WA dinyatakan meninggal dunia saat dilakukan perawat medis di RS Brimob Klapadua Depok.

Polisi menyebut, pihak keluarga korban telah membuat laporan resmi kepada kepolisian dan laporan tersebut langsung ditindaklanjuti.

Sementara itu, hasil penyelidikan awal, terdapat dua orang pelaku dalam peristiwa ini. Salah satunya merupakan oknum anggota TNI Angkatan Laut.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma TNI Tunggul membenarkan terduga pelaku penganiayaan terhadap dua pria berinisial WA dan DN di Depok, merupakan oknum anggota TNI AL.

“Bahwa benar salah satu dari terduga pelaku adalah oknum anggota TNI AL atas nama Serda M,” katanya.

Mewakili TNI AL, Tunggul menyampaikan rasa belasungkawa atas meninggalnya korban atas insiden tersebut.

“TNI AL menyayangkan terjadinya insiden ini dan menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan secara transparan dan profesional serta akan mengawal kasus ini hingga tuntas,” tukasnya.(faj)

Editor : Alpin.
#tapos #Polres Metro Depok #penganiayaan maut