Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Demi Pembangunan Halte Bus TransJakarta, Kapolres Metro Depok Bakal Menggeser Pos Polisi Depan Tol Desari

Ahmad Sopyan • Minggu, 18 Januari 2026 | 13:34 WIB
Pos polisi di depan Tol Desari bakal digeser untuk dijadikan halte bus TransJakarta.
Pos polisi di depan Tol Desari bakal digeser untuk dijadikan halte bus TransJakarta.

RADAR BOGOR - Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras dukung pembangunan Halte TransJakarta bagi para komuter di Sawangan Kota Depok.

Kepada Radar Bogor, Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras mengatakan, untuk mewujudkan halte TransJakarta di sana, pihaknya akan menggeser pos polisi.

Nantinya, Halte Bus TransJakarta akan dibangun di area tersebut. Sehingga tak lagi membuat khawatir para komuter.

"Untuk masyarakat, kami dukung. Pak wali sudah koordinasi kepada saya. Semua program Pemkot Depok untuk kepentingan masyarakat, saya dukung," katanya kepada Radar Bogor Minggu 18 Januari 2026.

Abdul Waras juga mengatakan, fasilitas bagi para komuter ini sangat penting. Dengan adanya fasilitas pendukung yang membuat nyaman, maka akan semakin banyak masyarakat yang beralih ke moda transportasi umum.

"Dengan adanya halte, masyarakat yang memanfaatkan transportasi umum ini lebih nyaman dan aman," tukasnya.

Sebelumnya, walikota Depok Supian Suri mengatakan, Pemkot Depok bakal membangun halte bus bagi para komuter yang setiap hari mengunakan Transjakarta rute Sawangan-Lebak Bulus.

Hal itu disampaikan Wali Kota Depok Supian Suri saat turun langsung meninjau ke Sawangan pada Kamis 15 Januari 2026 lalu.

Ia mengatakan, Pemkot Depok memastikan akan membangun halte di kawasan Pintu Tol Desari.

Supian menyebut pengelola Tol Desari telah menyetujui pengaturan ulang manuver bus agar lebih dekat dengan halte yang akan dibangun.

Selain pembangunan fisik halte, Pemkot Depok juga akan melengkapi fasilitas dengan mesin validator pembayaran non-tunai.

Nantinya, penumpang dapat melakukan tap kartu uang elektronik langsung di halte sebelum naik bus. “Kami siapkan mesin validator pembayaran non-tunai,” jelasnya.

Saat ini, kata dia, Dinas Perhubungan Kota Depok telah berkoordinasi dengan pihak TransJakarta atau TransJabodetabek untuk melakukan survei teknis.

Survei tersebut akan menentukan jenis halte yang dibangun, menyesuaikan jumlah dan kepadatan penumpang.

"Apakah nanti halte besar atau hanya bus stop, itu menunggu hasil survei dari pihak operator berdasarkan jumlah penumpang,” jelasnya.

Terkait waktu pelaksanaan, Supian menegaskan pembangunan harus dimulai tahun ini. Jika halte Transjakarta permanen belum bisa selesai dalam waktu dekat, Pemkot akan menyiapkan fasilitas sementara.

“Kalau pun pembangunan permanen belum selesai, kami siapkan dulu manuver bus, landasan sementara, bahkan tenda. Intinya layanan harus segera dimaksimalkan,” tukasnya. (faj)

Editor : Yosep Awaludin
#Kapolres Metro Depok #transjakarta #sawangan