Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Demi Keselamatan! Pendaki Gunung Gede Pangrango Kini Wajib Pakai Gelang RFID, Dilengkapi Tombol Darurat

Yosep Awaludin • Selasa, 20 Januari 2026 | 10:20 WIB
Alun-Alun Suryakencana di Gunung Gede Pangrango. Pendaki ke gunung itu kini wajib menggunakan gelang RFID.
Alun-Alun Suryakencana di Gunung Gede Pangrango. Pendaki ke gunung itu kini wajib menggunakan gelang RFID.

RADAR BOGOR - Pemerintah sangat memperhatikan keselamatan pendaki gunung, terutama mereka yang berada di wilayah Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP).

Sejumlah inovasi keselamatan disiapkan Direktorat PJL Kementerian Kehutanan dan Balai TNGGP. Salah satunya penggunaan gelang RFID (Radio Frequency Identification) untuk pendaki Gunung Gede Pangrango.

Langkah ini diambil sebagai tanggapan atas beberapa kasus di mana pendaki hilang atau tersesat di jalur pendakian Gunung Gede Pangrango. Ini adalah pengingat penting bahwa sistem keamanan dan pengawasan pendaki harus terus ditingkatkan.

Kementerian Kehutanan mengumumkan melalui unggahan di akun Instagram resmi @ayoketamannasional pada Sabtu 17 Januari 2026 bahwa sistem keselamatan baru untuk pendaki Gunung Gede Pangrango akan terdiri dari gelang RFID.

Sebelum pendakian dimulai, setiap pendaki akan menerima gelang RFID ini saat proses registrasi.

Dengan teknologi ini, pergerakan pendaki dapat dilacak dengan lebih akurat di setiap titik pemeriksaan.

Kementerian Kehutanan menyatakan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari rencana strategis untuk meningkatkan sistem pengamanan dan keselamatan pengunjung.

Khususnya selama masa penutupan sementara jalur pendakian yang digunakan untuk evaluasi dan peningkatan fasilitas.

Penggunaan gelang RFID diyakini akan mengubah proses pencarian dan pertolongan (SAR) dalam situasi darurat.

Petugas dapat mengetahui lokasi terakhir pendaki yang tersesat atau mengalami kecelakaan dengan melacak semua pergerakannya.

Proses pencarian menjadi lebih cepat, pengenalan lokasi lebih akurat, dan penanganan darurat menjadi lebih efisien karena hal ini.

Dengan kata lain, teknologi ini diharapkan dapat mengurangi risiko kematian yang disebabkan oleh keterlambatan evakuasi.

Pada awalnya, jalur Gunung Putri dan jalur Cibodas akan menjadi pusat penerapan gelang RFID. Di sisi lain, titik pengawasan utama direncanakan berada di kawasan Surya Kencana.

Selain gelang RFID, pemasangan panic button atau tombol darurat (SOS) di kawasan Surya Kencana akan meningkatkan keamanan pendaki di Gunung Gede Pangrango.

Dalam situasi darurat seperti kecelakaan, kelelahan ekstrem, atau tersesat, pendaki dapat menekan tombol SOS untuk mendapatkan bantuan cepat.

Petugas di bawah akan menerima sinyal darurat segera. Diharapkan bahwa panic button ini akan memberikan rasa aman dan meningkatkan kesiapsiagaan saat mendaki Gunung Gede Pangrango. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#gunung gede pangrango #gelang RFID #pendaki