RADAR BOGOR - Saat meninjau kawasan kaki Gunung Ceremai, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyempatkan diri berdialog dengan seorang warga yang ditemuinya di pinggir jalan sambil membawa karung.
Dalam pertemuan singkat tersebut, Dedi Mulyadi menanyakan hasil panen dan kondisi ekonomi warga yang sehari-hari menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan peternakan.
Warga tersebut mengaku, hanya membawa hasil panen dalam jumlah terbatas dan tidak memiliki banyak ternak.
Ia menyampaikan, saat ini hanya memelihara 6 ekor kambing, 5 ekor di antaranya bukan miliknya sendiri karena sistem maro atau bagi hasil dengan pihak lain.
Dedi Mulyadi kemudian menanyakan jumlah kambing yang dimiliki warga tersebut serta harga pasaran kambing.
Setelah mengetahui bahwa satu ekor kambing bernilai sekitar Rp1 juta, Dedi Mulyadi menghitung kebutuhan modal agar warga tersebut dapat memiliki 4 ekor kambing secara mandiri.
Sebagai bentuk kepedulian, Dedi Mulyadi kemudian memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp4 juta agar warga tersebut dapat membeli kambing sendiri.
Bantuan tersebut diterima dengan penuh rasa syukur oleh warga tersebut, yang menyebut bantuan itu sebagai berkah dari Gunung Ceremai.
Dalam perbincangan tersebut, pria berkaos itu juga menceritakan, kondisi hasil kebun di wilayah Pasawahan dan sekitarnya kini semakin sulit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Dedi Mulyadi menanggapi keluhan tersebut dengan menyampaikan, persoalan di kawasan kaki Gunung Ceremai akan dibenahi secara bertahap.
Dedi Mulyadi juga mengingatkan, pentingnya menjaga kelestarian lingkungan gunung.
Ia menegaskan, kesejahteraan warga harus berjalan seiring dengan upaya menjaga alam agar Gunung Ceremai tetap hijau dan tidak rusak.
Pertemuan itu diakhiri dengan salam perpisahan dan pesan agar warga tetap berhati-hati di perjalanan.
Pria itu mengaku, mengenal sosok Dedi Mulyadi dari tayangan di telepon genggam milik orang lain dan merasa bersyukur dapat bertemu langsung dengan gubernur yang selama ini hanya ia lihat dari layar.
"Ninggali pak Dedi di HP batur," ucap pria tersebut kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam mobil. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim