Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Reklamasi Cepat Areal Tambang di Kuningan, Gubernur Jawa Barat Tegaskan Penanaman Pohon Harus Serius, Dedi Mulyadi Sindir Kawasan Puncak Bogor

Lucky Lukman Nul Hakim • Rabu, 21 Januari 2026 | 03:05 WIB

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat mengecek penanaman pohon di area bekas tambang Kaki Gunung Ceremai, Kabupaten Kuningan.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat mengecek penanaman pohon di area bekas tambang Kaki Gunung Ceremai, Kabupaten Kuningan.
RADAR BOGOR - Areal bekas tambang di kaki Gunung Ceremai Desa Pasawahan, Kabupaten Kuningan, kini mulai ditanami pohon sebagai bagian dari upaya pemulihan lingkungan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turun langsung ke lokasi untuk memastikan proses rehabilitasi berjalan sesuai komitmen dan tidak bersifat seremonial.

Dalam peninjauannya, Dedi Mulyadi menegaskan, penanaman pohon tidak boleh dilakukan dengan pola proyek semata.

Ia mengingatkan, agar proses reklamasi tidak hanya berhenti pada penanaman awal, tetapi juga diikuti dengan pemupukan dan perawatan yang berkelanjutan, tanpa harus bergantung pada musim hujan.

Menurutnya, praktik penanaman yang tidak disertai pengelolaan lanjutan hanya akan menghasilkan tanaman yang terbengkalai.

KDM (sapaan Dedi Mulyadi) menyontohkan, kondisi serupa yang terjadi di kawasan puncak Kabupaten Bogor, di mana banyak tanaman tidak terawat karena kurangnya pemupukan dan pengawasan dari instansi terkait.

Dedi Mulyadi juga meminta, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat untuk bertanggung jawab penuh terhadap keberlanjutan tanaman yang sudah ditanam, baik di lokasi tambang Kuningan maupun wilayah lain.

Ia menekankan, kinerja aparatur harus menunjukkan keseriusan, bukan sekadar memenuhi target administratif.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Dodit Ardian Pancapana mengklaim, proses penanaman di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor sebagian sudah dilaksanakan dan akan terus dilanjutkan sesuai rencana yang telah disusun.

"Sebagian sudah dikerjakan," ucapnya kepada Dedi Mulyadi.

Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi menegaskan kembali pentingnya kesungguhan dalam menjalankan tugas.

Ia mengingatkan, evaluasi kinerja akan dilakukan secara ketat dan tidak menutup kemungkinan adanya sanksi apabila program rehabilitasi lingkungan tidak dijalankan dengan maksimal. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#dedi mulyadi #bogor #areal tambang Kuningan #Gunung Ceremai #gubernur jawa barat #kabupaten kuningan