Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Komitmen Pemkot Depok Perkuat Pendidikan Madrasah Lewat Program Kolaborasi dengan Kementerian Agama

Ahmad Sopyan • Rabu, 21 Januari 2026 | 21:50 WIB
Walikota Depok, Supian Suri saat memberikan sambutan dalam peresmian Madrasah Tsanawiyah Negeri Pancoran Mas.
Walikota Depok, Supian Suri saat memberikan sambutan dalam peresmian Madrasah Tsanawiyah Negeri Pancoran Mas.

RADAR BOGOR - Pemerintah Kota Depok menyatakan komitmennya untuk memperkuat pendidikan madrasah melalui program kolaborasi dengan Kementerian Agama.

Hal itu disampaikan Wali Kota Depok, Supian Suri, dalam peresmian Madrasah Tsanawiyah Negeri Pancoran Mas, pada Rabu 21 Januari 2026.

Ia memaparkan, Pemkot Depok sangat menghargai dukungan Kemenag dalam investasi pengembangan sumber daya manusia, khususnya melalui madrasah.

Supian mengapresiasi kerja Kemenag yang dinilai telah berjalan konsisten membantu warga Depok.

“Terima kasih atas semua dukungan yang diberikan Kementerian Agama buat warga Depok melalui pendidikan madrasah,” katanya kepada Radar Bogor saat peresmian Madrasah Tsanawiyah Negeri Pancoran Mas, pada Rabu 21 Januari 2026.

Supian pun berjanji akan meningkatkan dukungan maksimal, terutama pada pembangunan fasilitas dan pembiayaan madrasah.

14 MTS Swasta masuk Program RSSG

Supian Suri mengungkapkan, Pemkot Depok telah menggulirkan program sekolah swasta gratis. Kata dia, ada 14 madrasah tsanawiyah swasta yang dilibatkan dalam program Rintisan Sekolah swasta gratis (RSSG).

Melalui program ini, lanjut Supian, siswa mendapatkan pembiayaan penuh dari pemerintah, yakni Rp 3 juta per siswa per tahun atau Rp 250 ribu per bulan.

Ia memaparkan, sekolah swasta gratis ini bagian dari upaya Pemkot Depok menjadikan sekolah swasta gratis sebagai representasi sekolah negeri.

"Karena kebutuhan bangun sekolah negeri sangat besar, maka kami dorong madrasah swasta untuk meningkatkan kualitasnya,” katanya kepada Radar Bogor.

Selain pembiayaan, Pemkot Depok juga melakukan pendampingan kurikulum bersama Universitas Negeri Jakarta. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan kualitas pendidikan madrasah bisa setara sekolah negeri.

Hibahkan 5000 Meter Tanah

Supian Suri mengumumkan penyerahan hibah tanah seluas 5.000 meter persegi kepada Kantor Kemenag Kota Depok. Hal ini merupakan bagian dari dukungan pembangunan madrasah.

Ia menegaskan, kolaborasi dengan Kemenag menjadi prioritas untuk menciptakan madrasah modern dan berkualitas.

Sementara itu, Wakil Menteri Agama RI, Romo H. R. Muhammad Syafii menyebut, Wali Kota Depok Supian Suri layak dijuluki “Bapak Madrasah” Kota Depok.

Penilaian itu disampaikan menyusul kebijakan Pemerintah Kota Depok yang secara konsisten memperkuat pendidikan keagamaan, termasuk melalui program rintisan sekolah swasta gratis (RSSG) yang melibatkan madrasah swasta.

Kata dia, langkah Walikota Depok, Supian Suri sejalan dengan arahan Presiden agar kepala daerah tidak menunggu instruksi baru untuk mengeksekusi program yang dinilai tepat dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Pak Wali sudah menangkap realitas sosial di lapangan. Banyak anak-anak di Depok memiliki cita-cita besar, didukung doa orang tua, tetapi terbatas secara ekonomi. Kebijakan sekolah gratis dan penguatan madrasah ini adalah contoh keberanian seorang pemimpin,” katanya usai peresmian Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Pancoran Mas.

Ia menilai keberpihakan Pemkot Depok terhadap madrasah bukan hanya terlihat dari RSSG, tetapi juga dari dukungan konkret berupa penyediaan aset dan lahan pendidikan.

Kata dia, tidak banyak daerah yang berani mengalokasikan anggaran daerah untuk mendukung madrasah secara langsung.

“Banyak daerah belum berani, tapi Depok berani. Itu sebabnya saya katakan, Kota Depok ini cocok menobatkan wali kotanya sebagai Bapak Madrasah,” tuturnya.

Kementerian Agama menilai kebijakan Pemkot Depok akan berdampak langsung pada perluasan akses pendidikan keagamaan, terutama bagi keluarga kurang mampu.

Kata dia, dukungan terhadap madrasah swasta dan negeri dinilai memperkuat peran madrasah sebagai pilar pembangunan sumber daya manusia.

Syafii juga mengapresiasi perhatian Pemkot Depok yang tidak berhenti pada satu program.

Selain RSSG, pemerintah kota dinilai aktif mendukung infrastruktur keagamaan, termasuk penyediaan lahan untuk kantor KUA dan fasilitas pendidikan lainnya.

Terobosan Pendidikan Era Supian Suri

Ketua Fraksi DPRD Kota Depok, Edi Masturo, mengatakan, pembangunan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) di Kota Depok menjadi bukti nyata perubahan arah kebijakan pendidikan di era kepemimpinan Wali Kota Supian Suri.

Kata dia, selama hampir dua dekade terakhir, kebutuhan masyarakat terhadap madrasah negeri hanya sebatas janji politik yang tidak pernah terealisasi.

Kondisi itu, kini terjawab melalui kolaborasi konkret Pemerintah Kota Depok dengan Kementerian Agama.

“Selama 20 tahun ini yang disampaikan hanya janji. Baru sekarang kita melihat realisasi nyata. Pemerintah Kota Depok memberikan hibah tanah dan bangunan untuk Madrasah Tsanawiyah Negeri Pancoran Mas,” kata Edi, kepada Radar Bogor usai menghadiri peresmian MTsN Pancoran Mas.

Edi menegaskan, kehadiran MTsN bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan wujud pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang pendidikan berbasis keagamaan yang selama ini sangat dinantikan warga.

Dalam kurun waktu satu tahun kepemimpinan Supian Suri, komitmen tersebut mampu dibuktikan.

Hal ini sekaligus menjawab keresahan masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses sekolah madrasah negeri di Kota Depok.

“Alhamdulillah, satu tahun ini sudah terbukti. Kehadiran Madrasah Tsanawiyah Negeri menjawab kebutuhan masyarakat yang hakiki,”paparnya.

Lanjut Edi, kebijakan Supian Suri tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar tidak ada anak Indonesia yang putus sekolah.

Dimana, pemerintah daerah harus hadir secara aktif menyediakan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai.

“Pendidikan adalah fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Dari sekarang anak-anak kita harus dipersiapkan,” tukasnya.(faj)

Editor : Alpin.
#madrasah #pemkot depok #dukung pendidikan