RADAR BOGOR - Longsor menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung Barat, tak hanya Cisarua, peristiwa juga terjadi di Kampung Sukadamai, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang dan dua warga diketahui meninggal dunia pada Sabtu 24 Januari 2026.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan dukacita atas meninggalnya warga yang menjadi korban longsor di Kabupaten Bandung Barat.
"Semoga kedua warga tersebut diterima iman Islamnya diampuni segala dosanya dan diterima di sisi Allah subhanahu wa ta'ala dan keluarga yang ditinggalkan mendapat ketawakalan," ujar gubernur Jawa Barat dalam keterangannya di Instagram @dedimulyadi71, Sabtu, 24 Januari 2026.
Selanjutnya Dedi meminta kepada seluruh aparat pemerintah di tingkat RT RW desa, kecamatan, hingga kabupaten untuk bisa memitigasi dan memprediksi berbagai kemungkinan bencana yang terjadi di lingkungannya.
Yakni dengan meminta warga yang ada di lereng-lereng yang rumahnya memiliki potensi untuk longsor untuk sementara meninggalkan rumahnya.
"Karena hujan akan terus berlangsung, angin kencang selalu terjadi dan potensi longsor mungkin terjadi di mana pun," ujar Dedi Mulyadi.
Longsor di Desa Sukahaja, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi sejak Jumat, 23 Januari 2026 malam.
Curah hujan yang cukup tinggi memicu tebing dengan ketinggian sekitar 25 meter dan lebar 12 meter tidak mampu menahan debit air, sehingga terjadinya longsor yang menimpa satu unit rumah warga.
Korban diketahuiu pasangan suami istri bernama Hendra Hermawan (25 tahun) dan Hana Hardianti (20 tahun) yang meninggal dunia di lokasi usai tertimbun material longsor.
Sementara itu selain di Kecamatan Lembang, longsor juga menerjang Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, Sabtu 24 Januari 2026 dan puluhan orang diduga tertimbun dan masih dalam pencarian.