RADAR BOGOR - Pascabencana longsor di Bandung Barat, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta seluruh pemerintah daerah melakukan evaluasi kawasan rawan longsor di daerah masing-masing.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga mengimbau pemerintah daerah di Jabar untuk merelokasi warga yang tinggal di lokasi rawan longsor.
Imbauan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi soal mitigasi bencana di kawasan rawan longsong ini, mengingat wilayah Jabar masih diselimuti cuaca yang buruk, dengan intensitas hujan yang tinggi.
Imbauan ini diungkapnya Dedi Mulyadi setelah meninjau lokasi longsor di Kabupaten Bandung Barat, yang meratakan puluhan rumah warga di Desa Pasirlangu, Cisarua.
Lemahnya pengawasan pemerintah setempat di lokasi kejadian longsor, dinilai Dedi menjadi salah satu penyebab bencana yang menimpa ratusan warga itu.
Dedi juga melihat, bahwa kawasan tersebut yang berada di kaki Gunung Burangrang, tidak bisa dijadikan pemukiman padat penduduk.
"Ini akibat lemahnya pengawasan, juga tanpa mempertimbangkan aspek mitigasi bencana,juga praktik pembangunan yang ada tidak sesuai dengan aturan," tegas dia.
Makanya, kata Dedi Mulyadi, kejadian ini harus dijadikan pelajaran oleh pemerintah daerah lainnya ke depan.
Untuk mulai melakukan evaluasi, juga pendataan wilayah rawan longsor untuk tidak ditempati warga. Dia juga meminta merelokasi warga yang ada di kawasan tersebut sejak dini.
"Kalau tidak dari sekarang, kejadian serupa akan terjadi pula, jadi bukan hanya persoalan bencana, tapi ini jadi kelalaian tata kelola yang tidak ditindak," tegas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga