RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menghampiri para korban longsor di Kabupaten Bandung Barat.
Dalam kunjungannya itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendapatkan cerita warga soal bagaimana bisa selamat dari longsor Bandung Barat yang meratakan puluhan rumah tersebut.
Kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, beberapa ibu-ibu korban selamat dari longsor Bandung Barat mengungkap, kejadiannya sekitar pukul 02.48 WIB.
Mereka yang selamat, mengungkap telah mendegar suara gemuruh yang kencang, asalnya dari atas rumah.
Mendegar suara tersebut, beberapa langsung keluar rumah untuk mengecek asal bunyi gemuruh.
Namun, beberapa pun langsung menyelamatkan diri dan juga mengajak warga lainnya yang bisa diselamatkan.
Menurut keterangan warga yang mengobro bareng Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, beberapa yang tidak selamat, tidak sempat mereka beritahu. Karena kejadiannya begitu cepat.
Sehingga hanya sebagian yang bangun, yang langsung melarikan diri dari daerah tersebut.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pun memberikan penjelasan soal lahan yang sudah dialihfungsi.
Dia menyebut, bahwa lokasi longsor seharusnya sebagai hutang lindung yang dialihkan menjadi lahan perkebunan.
"Ya hutan malah ditanami sayuran semua, di atasnya juga kan lahannya sudah gundul," ungkap Gubernur Jawa Barat.
Sambil mengedukasi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga meminta warga untuk pindah tempat tinggal, bukan lagi di lokasi tersebut.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga menjelaskan, bahwa pemerintah yang akan menyediakan tanah dan juga membangun rumah bagi warga yang berada di lokasi rawan longsor di Kabupaten Bandung Barat tersebut.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga diketahui bekali warga terdampak longsor Bandung Barat uang masing-masing Rp10 juta. Dana itu dimintanya untuk digunakan menyewa kontrakan dan makan, agar warga tidak menumpuk di tempat pengungsian.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga