RADAR BOGOR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca pada Kamis, 29 Januari 2026.
Prakirawan BMKG menyebutkan, masih terdapat potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, serta angin kencang di sejumlah daerah mulai pukul 18.00 WIB.
Wilayah yang berpotensi terdampak pertama kali meliputi Kabupaten Sukabumi, khususnya Pelabuhanratu, Bantargadung, Warung Kiara, dan sekitarnya.
BMKG menjelaskan, kondisi cuaca tersebut diperkirakan dapat meluas ke berbagai kecamatan lain di Kabupaten Sukabumi, seperti Simpenan.
Cikakak, Cisolok, Cikidang, Lengkong, Jampang Tengah, Cikembar, Cibadak, Parungkuda, Bojonggenteng.
Parakansalak, Cicurug, Cidahu, Kalapanunggal, Kabandungan, Cicantayan, dan Ciambar.
Selain Sukabumi, potensi hujan lebat juga mencakup sejumlah wilayah di Kabupaten Cianjur, di antaranya Warungkondang.
Mande, Pacet, Cugenang, Sukaresmi, Sindangbarang, Cidaun, Gekbrong, dan Cipanas.
BMKG turut mencatat daerah rawan cuaca ekstrem di Kabupaten Garut yang meliputi Pameungpeuk.
Cisompet, Cibalong, Cikelet, Bungbulang, Mekarmukti, Pakenjeng, dan Caringin.
Wilayah Kabupaten Tasikmalaya seperti Cipatujah, Karangnunggal, Cikalong, Pancatengah, Cikatomas, serta Salopa juga masuk dalam daftar potensi terdampak.
Di Kabupaten Kuningan, hujan berintensitas tinggi diperkirakan dapat terjadi di Ciwaru, Luragung, Lebakwangi.
Ciawigebang, Cidahu, Cilimus, Mandirancan, Kramatmulya, Pasawahan, Pancalang, Cimahi, Cilebak, Kalimanggis, Karang Kancana, hingga Maleber.
Kabupaten Cirebon menjadi salah satu wilayah dengan cakupan terluas, meliputi Waled, Ciledug, Losari, Pabedilan.
Babakan, Karangsembung, Lemahabang, Susukan Lebak, Sedong, Astanajapura, Pangenan, Mundu, Beber.
Talun, Sumber, Dukupuntang, Palimanan, Plumbon, Weru, Kedawung, Gunung Jati, Kapetakan, Klangenan.
Arjawinangun, Panguragan, Ciwaringin, Susukan, Gegesik, Gebang, Depok, Pasaleman, Pabuaran, Karangwareng.
Tengah Tani, Plered, Gempol, Greged, Suranenggala, dan Jamblang.
BMKG juga memasukkan sejumlah wilayah lain yang berpotensi terdampak, seperti Kabupaten Majalengka yang meliputi Majalengka, Sukahaji.
Rajagaluh, Leuwimunding, Jatiwangi, Dawuan, Kadipaten, Kertajati, Jatitujuh, Ligung, Sumberjaya.
Palasah, Cigasong, Sindangwangi, Kasokandel, dan Sindang.
Di Kabupaten Indramayu, potensi hujan lebat tercatat di wilayah Krangkeng.
Sementara itu, Kabupaten Subang meliputi Sagalaherang, Kalijati, Jalancagak, Cijambe, Cipeunduey, Serangpanjang, dan Dawuan.
Kabupaten Purwakarta seperti Darangdan, Wanayasa, Bojong, Cibatu, Pondoksalam, dan Kiarapedes juga berada dalam zona waspada.
BMKG turut mencantumkan Kabupaten Pangandaran yang mencakup Parigi, Cijulang, Cimerak, Cigugur, Langkaplancar, Kalipucang, Pangandaran, dan Sidamulih.
Untuk wilayah perkotaan, Kota Cirebon yang meliputi Kejaksan, Lemah Wungkuk, Harjamukti, Pekalipan, dan Kesambi juga berpotensi terdampak cuaca ekstrem.
BMKG menyebutkan, kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga sekitar pukul 20.00 WIB.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas akibat angin kencang dan petir. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim