Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Guru PPPK Minta Ada Dana Pensiun ke Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi: Mending jadi Gubernur

Lucky Lukman Nul Hakim • Sabtu, 31 Januari 2026 | 08:54 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi berbincang dengan salah satu guru di SMK Negeri 1 Karawang.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi berbincang dengan salah satu guru di SMK Negeri 1 Karawang.

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali menjadi perhatian saat menghadiri penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan PT Deli Indonesia Office Technology serta PT CBL Solusi Logistik di SMK Negeri 1 Karawang.

Di sela kegiatan tersebut, Dedi Mulyadi berdialog santai dengan seorang guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang menyampaikan aspirasi terkait masa pensiun.

Guru PPPK Pertanyakan Hak Pensiun

Dalam perbincangan itu, guru tersebut mengungkapkan kekhawatiran mengenai kebijakan pensiun bagi PPPK.

Ia menyinggung adanya rekan sesama PPPK yang telah purnatugas namun tidak menerima manfaat pensiun, meski telah lama mengabdi sebagai pendidik.

Guru itu juga mempertanyakan hak yang akan diterimanya ketika memasuki masa pensiun dua tahun mendatang, terlebih karena beban kerja dan jam mengajar yang dinilai setara dengan aparatur sipil negara (ASN) lainnya.

"Ada teman saya juga sudah pensiun, itu tidak dapat pensiun, hanya mangga begitu saja, padahal kan sudah lama mengabdi," tutur perempuan berkacamata tersebut.

Dedi Mulyadi Janji Akan Mengusulkan ke Pemerintah Pusat

Menanggapi hal tersebut, Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa pengaturan mengenai pensiun PPPK merupakan kewenangan pemerintah pusat.

Namun, KDM (sapaan Dedi Mulyadi) memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengusulkan agar PPPK ke depan dapat memperoleh jaminan pensiun.

Ia menilai bahwa PPPK dan ASN memiliki peran yang sama dalam dunia pendidikan, termasuk kewajiban hadir sejak pagi hari dan menjalankan tugas mengajar secara penuh.

Diselingi Candaan Soal Profesi Guru

Dialog tersebut berlangsung dalam suasana akrab.

Dedi Mulyadi sempat melontarkan gurauan mengenai beratnya profesi guru, yang menurutnya membuat jabatan gubernur terdengar lebih ringan.

"Emang susah jadi guru, teh. Makanya daripada jadi guru mending jadi gubernur," ungkap Dedi Mulyadi sambil tertawa.

Candaan itu turut disambut senyum oleh guru yang diajak berbincang.

Bahas Kondisi Keluarga Guru

Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi juga menanyakan kondisi keluarga guru tersebut. Dari percakapan diketahui bahwa suaminya telah pensiun sebagai guru berstatus PNS.

Guru tersebut menyebutkan bahwa keluarga menerima penghasilan pensiun sekitar Rp1,7 juta, yang ditambah dengan gaji PPPK miliknya sekitar Rp3,3 juta, sehingga total pemasukan rumah tangga berada di kisaran Rp5 juta per bulan.

Ia juga menyampaikan bahwa seluruh anaknya telah menyelesaikan pendidikan.

Percakapan itu menjadi salah satu momen menarik di sela agenda MoU Pemprov Jawa Barat dengan dua perusahaan, yang bertujuan memperkuat sinergi pendidikan vokasi dengan dunia industri di Kabupaten Karawang. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#dedi mulyadi #guru #pppk #KDM #gubernur jawa barat #SMK Negeri 1 Karawang