RADAR BOGOR - Kehadiran Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan PT Deli Indonesia Office Technology serta PT CBL Solusi Logistik di SMK Negeri 1 Karawang, kembali diwarnai interaksi dengan tenaga pendidik.
Di sela agenda tersebut, KDM (sebutan Dedi Mulyadi) berbincang dengan seorang guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mengenai kondisi anaknya yang belum bekerja usai lulus perguruan tinggi swasta dengan jurusan administrasi bisnis.
Bahas Penempatan Kerja Lewat Kerja Sama Industri
Dalam percakapan itu, Dedi Mulyadi menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan, termasuk perusahaan besar asal Tiongkok, melalui MoU untuk membuka peluang kerja bagi lulusan SMK.
KDM menjelaskan, mekanisme yang disiapkan meliputi program magang yang akan diatur pihak sekolah, termasuk penempatan di wilayah Bogor, sehingga setelah lulus SMA atau SMK para siswa dapat langsung memasuki dunia kerja.
Dedi Mulyadi juga menilai, peluang tersebut terbuka bagi lulusan SMA maupun sarjana, termasuk pada bidang administrasi, agar tidak terlalu lama menganggur.
Beri Uang Jajan untuk Guru
Dalam suasana akrab, Dedi Mulyadi juga menyebutkan, berbagai fasilitas seperti tunjangan dan jaminan pensiun menjadi perhatian pemerintah.
Di tengah perbincangan, Gubernur Jawa Barat itu kemudian memberikan segepok uang pecahan Rp50 ribu kepada para guru sebagai uang jajan, yang langsung disambut ucapan terima kasih.
"Nih buat jajan guru-guru," ucap Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi sambil berjalan kaki menuju lokasi acara. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim