RADAR BOGOR - Jalan Pantura di kawasan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat rusak dan berlubang hingga memicu terjadinya kecelakaan. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi kondisi jalan yang hingga kini belum diperbaiki tersebut.
Jalan Raya Pantura Kabupaten Karawang viral di media sosial lantaran rusak dan berlubang. Pada salah satu video yang beredar tampak kondisi jalan yang disebut pengendara seperti kolam lele serta membahayakan pengguna jalan.
Kondisi jalan berlubang dan tak kunjung diperbaiki tersebut juga menuai reaksi massa yang melakukan aksi unjuk rasa dan mendesak pemerintah segera menanganinya.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan jalan itu merupakan jalan nasional dan menjadi kewenangan Menteri Pekerjaan Umum (PU).
Karena menjadi kewenangan Kementerian PU maka kata Dedi yang memiliki kewajiban untuk membangun atau memperbaiki jalan tersebut adalah Kementerian PU.
"Kami sudah menyampaikannya saat pertemuan di Bandung dan beliau (Menteri PU) menyanggupi untuk dilakukan perbaikan jalan tersebut," ujar gubernur Jawa Barat dalam keterangannya di Instagram @dedimulyadi71, Senin, 2 Februari 2026.
Dedi Mulyadi juga mengungkap alasan pihaknya tidak melakukan perbaikan dan membantah melempar tanggung jawab terkait jalan tersebut.
"Bukan melempar tanggung jawab karena kalau itu dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat atau pemerintah kabupaten merupakan pelanggaran administrasi dan keuangan karena mengerjakan sesuatu yang bukan kewenangannya," jelas Dedi Mulyadi.
Oleh karena itu kata Dedi kalau ada penyerahan kewenangan pengelolaan jalan di ruas jalan nasional kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat maka bisa dikerjakan oleh pihaknya.
"Tapi pemerintah provinsi tidak bisa dulu mengerjakan jalan nasional karena jalan provinsi dan jalan kabupaten pun masih butuh perhatian," imbuhnya.
Editor : Eka Rahmawati