RADAR BOGOR - Selain mempercantik dan pengembangan kawasan Depok Open Space (DOS), Pemkot Depok bakal membuka akses jalan baru menuju Balaikota.
Informasi yang dihimpun Radar Bogor, jalan baru menuju kawasan Balaikota Depok itu akan dibuka tepat di sebelah jembatan penyebrangan orang. Samping Mako Damkar Poswali.
Kepala Bidang Tata Bangunan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok, Suwandi mengatakan, akses jalan ini dirancang untuk mempermudah ASN dan masyarakat ketika beraktivitas di lingkungan Balaikota.
Sebelumnya, Pemkot Depok melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) mencatat sejumlah proyek pembangunan strategis akan dikerjakan sepanjang 2026.
Proyek-proyek tersebut menyasar fasilitas pelayanan publik, ruang terbuka hijau, hingga penataan kawasan Balaikota Depok.
Salah satunya yakni, Kawasan Depok Open Space (DOS). Kepala Bidang Tata Bangunan Disrumkim Kota Depok, Suwandi, memaparkan, Kawasan DOS akan dilakukan pengembangan kawasan. Diarumkin akan melakukan pengembangan kawasan Depok Open Space (DOS) 3.
Di area tersebut akan dibangun jogging track baru, termasuk lintasan melingkar yang lebih panjang sekitar 350 meter.
Selain itu, untuk lapangan DOS, Disrumkim juga akan mengganti rumput alami dengan rumput sintetis. Hal itu dilakukan agar lebih tahan terhadap intensitas pemakaian dan cuaca.
Seluruh proyek tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus kenyamanan ruang kota bagi warga Depok.
Sementara itu Erna, warga Pancoran mas menyambut baik perihal pengembangan kawasan DOS.
Kata dia DOS merupakan salah satu fasilitas olah raga yang menjadi salah satu tempat favorit warga Depok untuk berolahraga. Terlebih saat Car free Day ( CFD).
"Iya, DOS itu jadi salah satu fasilitas paling sering digunakan masyarakat. Apalagi saat CFD juga saya ada event. Semoga saja jadi lebih luas dan lengkap lagi juga fasilitas olah raga di DOS ini," tuturnya.
Senada dikatakam oleh Robi warga lainya. Kata dia, DOS ini menjadi lokasi favorit warga Depok baik untuk nongkrong uga berolahraga.
"Jadi memang sudah harus dikembangkan. Apalagi untuk jogging treknya sama lapanganganya," tukasnya. (faj)
Editor : Yosep Awaludin