RADAR BOGOR - KPK kembali menggelar operasi tangkap tangan atau OTT di Kota Depok. Kali ini, operasi senyap tersebut menyasar pejabat di lingkungan peradilan, yakni Pengadilan Negeri (PN) Depok.
Informasi yang dihimpun Radar Bogor, KPK mengamankan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok, Bambang Setyawan (BS), dalam operasi tangkap tangan pada Kamis malam 5 Februari 2026 itu.
Penangkapan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok oleh KPK tersebut diduga berkaitan dengan praktik suap dalam penanganan perkara sengketa lahan yang tengah bergulir di wilayah Kota Depok.
Selain Bambang Setyawan, KPK juga mengamankan sejumlah pihak lain dalam operasi tersebut.
Sementara itu, pasca OTT tersebut, suasana Kantor PN Depok terlihat sepi. Pantauan Radar Bogor, Jumat, 6 Februari 2026, pukul 10.30 WIB, Kantor yang berada di Jalan Boulevard, Komplek Perkantoran Kota Kembang No 7, Kalimulya, Cilodong, Depok itu tak banyak aktivitas.
Tampak gerbang Kantor PN Depok itu dalam keadaan tertutup hingga hanya menyisakan akses untuk pejalan kaki. Dan sepeda motor. Parkiran kendaraan di PN Depok juga lenggang.
Di halaman kantor tidak terlihat banyak lalu-lalang masyarakat yang akan menghadiri persidangan.
Sementara itu di dekat pintu masuk, terlihat sejumlah orang berjaga persis di belakang gerbang dan ada pula yang menempati pos penjagaan. Petugas keamanan tersebut menjelaskan, tidak ada persidangan setiap hari Jumat.
"Enggak ada sidang, hanya pelayanan PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) saja," kata petugas keamanan saat ditemui Radar Bogor di lokasi Jumat 6 Februari 2026.
Di depan Pengadilan Negeri Depok, terlihat sejumlah wartawan tengah menanti pihak Pengadilan Negeri Depok untuk memberikan keterangan perihal OTT tersebut.
Hingga berita ini ditulis, Radar Bogor masih menanti keterangan dari pihak pengadilan Negeri Depok perihal OTT tersebut. (faj)
Editor : Yosep Awaludin