Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Satu Tahun Pimpin Jabar, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Soroti Masalah Jalan, Pendidikan Belum Merata, Layanan Kesehatan, hingga Pengangguran

Eka Rahmawati • Jumat, 20 Februari 2026 | 09:58 WIB
Dedi Mulyadi menjelaskan satu tahun kepemimpinannya sebagai  Gubernur Jawa Barat.
Dedi Mulyadi menjelaskan satu tahun kepemimpinannya sebagai Gubernur Jawa Barat.

RADAR BOGOR - Tepat hari ini Jumat, 20 Februari 2026 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan satu tahun memimpin Provinsi Jabar. 

Dedi Mulyadi menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga Jawa Barat yang memberikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang mencapai 95,5 persen berdasarkan harus survei Lembaga Survei Indikator.

Gubernur Jabar tersebut menilai bahwa angka itu bukanlah angka keberhasilan pembangunan, tetapi angka kecintaan warga Jawa Barat terhadap perjalanan pembangunan sehingga menyatakan puas dan sangat puas.

Meski mendapat capaian angka yang tinggi atas kepuasan kinerja Pemprov Jabar, Dedi Mulyadi menyebut dirinya dan wakil gubernur Erwan Setiawan belum melakukan sesuatu yang bermakna besar bagi masyarakat salah satunya karena tekanan fiskal.

"Tekanan fiskal merupakan kendala utama dalam mengoptimalisasi seluruh layanan sehingga seluruh kepuasan itu belum terwujud dalam layanan yang nyata bagi seluruh warga," kata Dedi Mulyadi dalam keterangannya melalui Instagram @dedimulyadi71.

Menurut Dedi Mulyadi masih banyak warga Jawa Barat akses jalannya masih jelek di ujung-ujung desa, belum mendapat akses terhadap layanan pendidikan secara merata, belum mendapat akses layanan kesehatan secara terbuka, hingga angka pengangguran yang masih menjadi perhatian.

"Itu adalah bentuk pekerjaan yang harus diselesaikan oleh kita bersama, untuk itu saya mengucapkan terima kasih kepada warga Jawa Barat yang menyampaikan apresiasi dan dukungan," ucapnya.

Tak hanya itu Dedi juga mengucapkan terima kasih kepada yang warga merasa tidak puas dan angkanya mencapai 4,5 persen yang mencerminkan ada masyarakat Jawa Barat yang belum merasa terlayani dengan baik serta belum mendapat layanan yang terbuka terhadap aspek kesejahteraan.

Dedi Mulyadi juga mengungkapkan terkait kebijakannya yang kerap menuai protes dan aksi unjuk rasa dan ia mengakui sebagai gubernur yang paling sering didemo.

isBaca Juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Wilayah Kota Bogor dan Kabupaten Bogor 1 Ramadhan sampai 6 Ramadhan 1447 Hijriah

"Saya merupakan gubernur yang sering didemo karena berbagai kebijakannya, seluruh demo dan otokritik merupakan masukan bagi kami untuk melakukan evaluasi dalam setiap waktu," ungkap Dedi Mulyadi.

Selain itu Dedi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh kepala desa, kepala kelurahan, camat, bupati, wali kota, seluruh perangkat daerah kabupaten kota dan perangkat daerah Provinsi Jawa Barat lantaran memasuki tahun-tahun yang berat selama kepemimpinannya.

"Karena harus masuk dalam kerangka berfikir yang saya bangun yaitu birokrasi berkuasa bukan birokasi berpesta," tegasnya.

Dedi Mulyadi juga mengajak warga Jawa Barat untuk bersama terus melangkah melakukan penataan terhadap Provinsi Jawa Barat.

Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #gubernur jawa barat #satu tahun