RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi meminta penumpang yang duduk di atas angkutan elf turun.
Itu dilakukan Dedi Mulyadi saat meninjau jalan di Kabupaten Cianjur, sekaligus mengingatkan aspek keselamatan transportasi.
Saat melakukan peninjauan kondisi jalan provinsi di wilayah Cianjur, Dedi Mulyadi mendapati adanya penumpang yang duduk di bagian atas mobil angkutan umum jenis elf.
Dedi Mulyadi kemudian, meminta dua penumpang tersebut untuk segera turun demi keselamatan.
Dalam kesempatan itu, KDM (sapaan Dedi Mulyadi) juga berdialog dengan sopir elf terkait penghasilan harian.
Sopir mengaku, biasanya memperoleh sekitar Rp700 ribu per hari belum dipotong BBM dan makan.
Mendengar hal tersebut, Dedi Mulyadi memberikan bantuan uang sekaligus meminta sopir untuk tidak menarik ongkos dari penumpang pada perjalanan kembali.
KDM juga menegaskan, agar layanan transportasi tetap memperhatikan kenyamanan dan keselamatan penumpang, termasuk tidak membiarkan penumpang berada di atas kendaraan.
Selain itu, Dedi Mulyadi kembali memberikan tambahan uang kepada sopir agar dapat menggratiskan perjalanan pulang-pergi bagi penumpang.
"Tah ieu tambahan jang anak jeung pamajikan di imah," jelas Dedi Mulyadi kepada sang sopir.
Dedi Mulyadi juga sempat bertanya kepada salah satu penumpang yang berada di atas kendaraan, yang mengaku terpaksa naik ke atas karena kondisi di dalam mobil sudah penuh.
Menurut KDM, praktik membawa penumpang di atas kendaraan seperti itu sudah tidak layak dan mengingatkan pada kondisi transportasi masa lalu, sehingga perlu segera ditertibkan.
"Siga Indonesia tahun 70-an wae," tegas Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi berharap ke depan, sistem transportasi di daerah semakin tertata, aman, dan manusiawi bagi seluruh masyarakat. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim