Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ultimatum Orang Tua, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Anak Belum Cukup Umur Dilarang Naik Motor hingga Wajib Disiplin Jam Malam

Lucky Lukman Nul Hakim • Selasa, 24 Februari 2026 | 17:21 WIB

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi agak orang tua perketat pengawasan anak.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi agak orang tua perketat pengawasan anak.

RADAR BOGOR - Pentingnya peran orang tua dalam mengawasi perilaku anak, dinilai Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mulai dari larangan penggunaan kendaraan bermotor di usia dini hingga penerapan disiplin waktu di rumah.

Dedi Mulyadi menyampaikan, anak-anak yang belum cukup umur seharusnya tidak diberikan akses untuk mengendarai sepeda motor.

"Anak kecil enggak boleh dikasih motor," tegas Dedi Mulyadi.

Gubernur Jawa Barat menilai, kebiasaan tersebut dapat memicu berbagai risiko, termasuk kenakalan remaja dan potensi konflik sosial seperti bentrokan yang masih ditemukan di wilayah Kabupaten Bekasi.

Menurut KDM (sapaan Dedi Mulyadi), sejumlah daerah lain di Jawa Barat sudah mulai menunjukkan penurunan kasus tawuran setelah adanya pembinaan disiplin yang lebih ketat, termasuk melalui pendekatan pendidikan karakter.

Selain itu, Dedi Mulyadi juga mengingatkan agar anak-anak yang belum waktunya tidak diberikan akses terhadap rokok.

Pengawasan terhadap kebiasaan sehari-hari dinilai menjadi kunci dalam membentuk generasi yang lebih sehat dan bertanggung jawab.

Dedi Mulyadi turut menekankan pentingnya penerapan aturan jam malam bagi anak-anak.

"Anak-anaknya mau laki-laki, mau perempuan magrib masuk rumah," jelas Gubernur Jawa Barat.

KDM menyarankan agar anak, baik laki-laki maupun perempuan, sudah berada di rumah saat waktu magrib sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan kedisiplinan.

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi mengingatkan para orang tua, khususnya ibu-ibu, untuk tidak hanya memberikan perhatian lebih kepada anak perempuan, tetapi juga meningkatkan pengawasan terhadap anak laki-laki.

Menurut KDM, berbagai risiko sosial juga dapat mengancam anak laki-laki jika kurang mendapatkan perhatian dan pengawasan.

Dedi Mulyadi juga menyoroti, adanya sejumlah persoalan sosial yang melibatkan remaja laki-laki di Jawa Barat, yang menurutnya perlu menjadi perhatian serius semua pihak.

Kondisi tersebut dinilai Dedi Mulyadi berpotensi berdampak pada kesehatan dan masa depan generasi muda jika tidak segera ditangani dengan baik.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi berharap peran aktif keluarga, khususnya orang tua, dapat menjadi garda terdepan dalam membentuk perilaku anak yang disiplin, sehat, dan terhindar dari berbagai risiko sosial di masa depan. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#dedi mulyadi #KDM #gubernur jawa barat #anak