RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengimbau para orang tua untuk lebih aktif membimbing dan mengawasi anak, termasuk membiasakan belajar berpuasa serta rutin memeriksa barang bawaan dan telepon genggam mereka.
KDM (sapaan Dedi Mulyadi) menekankan, pendidikan karakter anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga.
Dedi Mulyadi meminta para orang tua untuk mulai melatih anak berpuasa sebagai bagian dari pembentukan kedisiplinan dan penguatan nilai spiritual sejak dini.
"Anak-anaknya diminta belajar puasa ya," ungkap Dedi Mulyadi.
Selain itu, Dedi Mulyadi juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap aktivitas anak sehari-hari.
Menurut KDM, orang tua perlu sesekali memeriksa isi tas sekolah untuk memastikan tidak ada barang-barang yang berpotensi menimbulkan masalah.
Tak hanya itu, pengawasan terhadap penggunaan telepon seluler juga dinilai penting.
Dedi Mulyadi menyarankan agar orang tua mengecek isi ponsel anak secara berkala guna mencegah paparan konten negatif serta memantau pergaulan di ruang digital.
Langkah tersebut, menurut Dedi, merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda Jawa Barat yang disiplin, berakhlak, dan terlindungi dari pengaruh buruk lingkungan maupun media sosial.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi berharap, peran aktif keluarga dapat menjadi fondasi utama dalam menciptakan anak-anak yang berkarakter kuat, taat nilai agama, dan bijak dalam menggunakan teknologi.
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim