RADAR BOGOR - Berdasarkan observasi dan data terbaru, banyak penerima Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat BLTS Kesra Rp900.000 tahun 2025, tervalidasi sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Baru.
Menurut kanal youtube Info Bansos, ini terjadi karena sistem perankingan di Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menggraduasi KPM Lama yang naik ke desil 5 ke atas secara otomatis.
"Sehingga, slot kosong diisi oleh yang lebih layak di desil 1 sampai 4," tambahnya.
Desil ini adalah tingkat kesejahteraan berdasarkan pendapatan, aset, dan kondisi rumah tangga.
KPM Lama yang sudah lebih sejahtera, misalnya punya pekerjaan tetap atau aset meningkat, tidak lagi menerima bansos dan digantikan oleh penerima baru.
Umumnya penerima baru ini adalah penerima BLTS Kesra Rp900.000 di tahun 2025 yang dulu cair melalui kantor pos ataupun melalui Bank Himbara.
Kabar baik bagi KPM sudah punya Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), banyak yang langsung tervalidasi sebagai KPM Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH dan BPNT) tahap 1 2026.
Berdasarkan fakta di lapangan, sudah banyak KPM yang terpantau menerima saldo melalui rekening bansos.
Bagi KPM Baru yang belum memiliki KKS, saat ini masih dalam proses pembuatan KKS atau buku rekening kolektif (Burekol) melalui Bank Himbara.
Kemensos menjanjikan, KKS akan disalurkan dalam 1 sampai 2 bulan ke depan setelah proses cetak selesai.
"Ini berarti bagi 3 juta penerima baru bansos bisa cair mulai Maret atau April 2026," lanjut kanal Diary Bansos.
Namun, tidak semua penerima BLTS Kesra secara otomatis menjadi KPM Baru bansos PKH BPNT, harus melalui verifikasi dan seleksi ketat agar tepat sasaran.
KPM yang merasa layak menerima pencairan bansos tapi belum terdaftar, bisa mengusulkan ke desa atau RT untuk diverifikasi ulang di DTSEN.
Sementara itu, perkemmbangan pencairan bansos tahap 1 2026 di bulan Februari cukup menggembirakan dengan penyaluran PKH dan BPNT hampir 90%.
Selain itu, bantuan beras dan minyak goreng siap mengguyur 32 juta KPM di bulan Ramadan dan menjelang hari raya Idul Fitri.
Editor : Siti Dewi Yanti