RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terus melakukan penataan di wilayah Jabar, salah satunya kios-kios pedagang di pinggir jalan.
Dedi berencana merombak kios para pedagang di pinggi jalan wilayah Jawa Barat bahkan didesai dengan arsitektur Sunda dan para pedagang diarahkan menggunakan kebaya.
"Semua kios-kios di pinggir jalan akan saya rombak nanti, gak akan ada kios yang pakai plastik hijau, semuanya didesain berarsitektur Sunda semuanya rapi, tertata," ujar gubernur Jawa Barat saat bertemu para kepala dinas serta pejabat lainnya di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) sebagaimana dilansir dari YouTube Lembur Pakuan Channel.
Dedi Mulyadi juga bakal memanggil para pedagang agar bisa mengikuti aturan yang nantinya diterapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan memberi sanksi jika tak mengikutinya.
"Nanti yang dagangnya mau saya panggil, hei kalau kamu gak nurut saya tutup tempat dagangnya, pakai kebaya rapi," tegas Dedi Mulyadi.
Dengan demikian Dedi berharap tingkat kunjungan wisata di Jawa Barat akan mengalami peningkatan.
Selain itu Dedi juga meminta para pedagang di wilayah Jawa Barat tidak mematok harga tinggi atau getok harga.
"Tidak boleh jadi pedagang yang tukang getok, mie Rp25 ribu kopi Rp20 ribu jadi saya ingin rapi tertata bersih jalan itu," imbuh Dedi Mulyadi.
Pada kesempatan tersebut, Dedi juga menyampaikan langkah yang sudah dilakukannya dengan membongkar warung-warung yang terlihat kumuh serta ingin mengembalikan hak publik.
"Saya ingin mengembalikan hak publik, laut yang indah, hamparan kebun teh yang indah, sawah yang indah hak setiap orang untuk melihat gak boleh dihalangi makanya terasa bersih, tertata," ungkap gubernur Jabar.
Editor : Eka Rahmawati