RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi gencar melakukan penataan di wilayah Provinsi Jawa Barat termasuk di lingkungan sekolah.
Dedi Mulyadi berencana memasang trotoar dan halte di depan setiap sekolah yang berada di jalur provinsi.
"Setiap sekolah itu yang di jalan provinsi di depannya harus dipasang trotoar, pasang halte kemudian di situ rapi tertata," ujar Dedi Mulyadi saat bertemu para kepala dinas serta pejabat lainnya di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dilansir dari YouTube Lembur Pakuan Channel.
Tak hanya membangun halte dan trotoar di depan sekolah di Jawa Barat yang termasuk dalam jalan provinsi, Dedi Mulyadi juga ingin sekolah-sekolah di setiap kelasnya memiliki masing-masing 1 toilet.
"Sekolah-sekolah satu kelas satu toilet," kata Dedi Mulyadi.
Selain itu Dedi berharap meja-meja di kelas menggunakan bambu, tujuannya untuk menjaga ekosistem di Jawa Barat agar tidak memakai bahan kayu berlebihan.
"Meja-mejanya saya arahkan supaya menggunakan bambu, untuk apa? Untuk menjaga ekosistem di Jawa Barat tidak menggunakan bahan kayu yang berlebihan," jelas gubernur Jawa Barat.
Meski harganya dianggap lebih mahal dari kayu menurut Dedi Mulyadi yang terpenting uang tersebut berputar di Jawa Barat dan bermanfaat bagi warga.
Ia mencontohkan bambu dibeli dari warga Sukabumi ataupun Garut sehingga Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat bisa memberi dampak ekonomi pada lingkungan.
Gubernur Jabar menegaskan dirinya ingin memberikan stimulus ekonomi melalui APBD Provinsi Jawa Barat tersebut.
"Saya ingin anggaran menjadi stimilus ekonomi bagi lingkungan," imbuhnya.
Editor : Eka Rahmawati