Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Jawa Barat dan Jakarta, Capai 2,5 Meter hingga 9 Maret 2026

Lucky Lukman Nul Hakim • Kamis, 5 Maret 2026 | 12:29 WIB

Informasi gelombang tinggi di Jawa Barat dan Jakarta.
Informasi gelombang tinggi di Jawa Barat dan Jakarta.

RADAR BOGOR - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Jawa Barat dan Teluk Jakarta.

Gelombang diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter pada periode 6 hingga 9 Maret 2026.

BMKG melalui informasi resmi bernomor ME.01.02/PDGT/04/KTJP/III/BMKG-2026 menyampaikan prakiraan tinggi gelombang yang berlaku mulai 6 Maret 2026 pukul 07.00 WIB hingga 9 Maret 2026 pukul 07.00 WIB.

Dalam keterangan tertulis yang disampaikan prakirawan BMKG, Qudarul Laukhim, dijelaskan bahwa kondisi cuaca laut dipengaruhi pola angin yang cukup kuat di wilayah perairan utara maupun selatan Jawa Barat.

Menurutnya, pola angin di wilayah perairan Jakarta dan Jawa Barat bagian utara umumnya bertiup dari arah barat daya hingga barat laut dengan kecepatan sekitar 10–30 knot.

Sementara itu, di wilayah selatan Jawa Barat arah angin dominan berasal dari barat hingga barat laut dengan kecepatan yang relatif sama.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di sejumlah perairan seperti Teluk Jakarta, Kepulauan Seribu, serta beberapa wilayah pesisir Jawa Barat, termasuk perairan Bekasi-Karawang, Subang.

Termasuk Indramayu, Cirebon, Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, hingga Pangandaran.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi meningkatkan tinggi gelombang di kawasan tersebut.

Wilayah Berpotensi Gelombang Tinggi

BMKG memprakirakan gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan, antara lain:

  1. Perairan Bekasi - Karawang
  2. Perairan Indramayu
  3. Perairan Sukabumi
  4. Perairan Garut
  5. Perairan Pangandaran

Selain itu, sejumlah wilayah juga masuk dalam kategori perlu kewaspadaan karena berisiko terhadap keselamatan pelayaran, di antaranya perairan Subang, Cirebon, Cianjur, dan Tasikmalaya.

Peringatan untuk Nelayan dan Kapal

BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi angin dan gelombang tersebut dapat berbahaya bagi aktivitas pelayaran.

Risiko keselamatan dapat terjadi pada perahu nelayan jika kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang sekitar 1,25 meter.

Sementara itu, kapal tongkang dinilai berisiko mengalami gangguan navigasi apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang sekitar 1,5 meter.

BMKG mengimbau para nelayan, operator kapal serta masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi selama periode prakiraan tersebut guna menghindari risiko kecelakaan laut. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#jawa barat #jakarta #gelombang tinggi #bmkg