Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sopir Angkot hingga Tukang Becak di Jalur Mudik Diliburkan Sebelum dan Sesudah Lebaran, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Beri Uang Kompensasi

Eka Rahmawati • Jumat, 6 Maret 2026 | 14:59 WIB

Dedi Mulyadi menjelaskan satu tahun kepemimpinannya sebagai  Gubernur Jawa Barat.
Dedi Mulyadi menjelaskan satu tahun kepemimpinannya sebagai Gubernur Jawa Barat.

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan dukungan penuh terhadap upaya kepolisian dalam menjaga keamanan serta kelancaran arus mudik pada libur Idulfitri 1447 Hijriah.

Usai mengikuti kegiatan buka puasa bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan berbagai elemen masyarakat di halaman Mapolda Jawa Barat, Dedi menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak akan menambah beban tugas kepolisian dalam pengaturan arus mudik.

Sebaliknya, pemerintah daerah akan berkontribusi membantu kelancaran perjalanan pemudik dengan memberikan kompensasi kepada pengemudi angkutan kota, becak, serta andong yang biasa beroperasi di jalur mudik agar sementara waktu menghentikan aktivitasnya.

Baca Juga: Musim Kemarau Diperkirakan Mulai April, BMKG: Datang Lebih Awal, Puncaknya Agustus 2026

"Saya sudah lapor ke Pak Kapolda seluruh jalur mudik yang ada angkot, becak, andong dan berbagai hal lainnya akan diliburkan menjelang dan setelah Idul Fitri," kata Dedi Mulyadi dilansir dari laman resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Menurut Dedi, langkah tersebut diambil agar jalur yang dilalui pemudik tetap lancar menjelang dan setelah Hari Raya. Ia juga menyampaikan bahwa kebijakan ini telah dikoordinasikan dengan Kapolda Jawa Barat.

Ia menambahkan, para pengemudi yang tidak beroperasi selama kurang lebih satu minggu akan memperoleh uang pengganti sebagai bentuk perhatian dari pemerintah daerah.

Dengan kebijakan tersebut diharapkan tidak terjadi penumpukan kendaraan di wilayah Jawa Barat sehingga para pemudik yang menuju Jawa Tengah maupun Jawa Timur dapat melintas dengan lebih nyaman.

Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Akan Bangun Trotoar dan Halte Depan Sekolah di Jalan Provinsi hingga Setiap Kelas Punya 1 Toilet

Peresmian Program Rutilahu

Pada kesempatan yang sama, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan rasa bangganya dapat menghadiri kegiatan buka puasa bersama sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat Jawa Barat dari berbagai latar belakang.

Dalam suasana santai saat berbuka, ia berbincang dengan sejumlah perwakilan masyarakat seperti pengemudi ojek online, pekerja buruh, hingga mahasiswa.

Menurutnya, kebersamaan tersebut mencerminkan kuatnya semangat persatuan dan solidaritas di tengah masyarakat Jawa Barat.

Baca Juga: Kebocoran Gas Elpiji Sebabkan Balita di Kota Bogor Meninggal Dunia, Pemkot Imbau Warga Periksa Instalasi Gas

Ia menekankan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat hanya dapat terjaga apabila semua pihak menjaga kebersamaan dan saling mendukung, sebagaimana terlihat dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Rudi Setiawan menjelaskan bahwa kegiatan safari Ramadan ini juga bertujuan memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan semangat kerja Polda Jabar yang dikenal dengan prinsip Sauyunan Jaga Lembur.

Dalam kesempatan tersebut, Rudi juga melaporkan bahwa untuk menekan angka kemiskinan ekstrem, Polda Jawa Barat telah merealisasikan pembangunan sebanyak 168 unit rumah layak huni melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Beberapa warga penerima manfaat secara simbolis menerima kunci rumah yang diserahkan langsung oleh Kapolri.

Ia berharap keberadaan rumah baru tersebut dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat yang menempatinya.

Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #tukang becak #gubernur jawa barat #lebaran #sopir angkot