Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Update Jasad Wanita Tertutup Tumpukan Baju dan Bubuk Kopi di Cinere Kota Depok, Polisi Temukan Dugaan Kekerasan

Ahmad Sopyan • Senin, 9 Maret 2026 | 12:44 WIB

Kondisi rumah penemuan jasad Wanita di Cinere Depok.
Kondisi rumah penemuan jasad Wanita di Cinere Depok.

RADAR BOGOR - Polisi Depok masih menyelidiki kasus jasad wanita berinisial DH (56) yang ditemukan dalam kondisi tinggal tulang di Meruyung, Limo, Depok.

Polisi menyebut ada dugaan kekerasan di jasad wanita yang tertutup tumpukan baju dan bubuk kopi itu.

"Ada dugaan kekerasan pada jasadnya," kata Kapolsek Cinere Kompol Chairul Saleh saat dihubungi Radar Bogor Senin 9 Maret 2026 soal.kasus jasad wanita.

Namun demikian, polisi belum memerinci lebih jauh terkait dugaan kekerasan yang ditemukan tersebut. Tapi, jasad korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk proses autopsi.

Ia memaparkan, Polsek Cinere sudah melakukan oleh Tempat kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Diantarnya Saksi R dan L serta ketua RT setempat, Saguan Safrudin.

Dari keterangan saksi R dan L, polisi menyebut bahwa Saksi R dan L pada Jumat 6 Maret 26 sekitar pukul 23.00 WIB, datang ke rumah korban dalam rangka pagi harinya berencana membersihkan rumah korban.

Chairul memaparkan, kedatangan saksi ke rumah korban merupakan kedatangannya yg kedua.

"Bahwa saksi R dan L ini , datang ke rumah korban pertama kali di bulan Februari 2026 dikarenakan saksi L pada Bulan Januari 2026 mendapat informasi dari tantenya kalau korban sedang berada di Sukabumi di rumah teman sekolahnya , sehingga rumah korban dalam keadaan kosong," tuturnya.

Kemudian, saksi R dan L yang mendapatkan informasi itu, menakutkan rencana untuk membersihkan rumah tersebut.

"Atas adanya informasi tersebut kemudian saksi berencana untuk datang ke rumah korban untuk bersih bersih," paparnya.

Lanjut Chairul, pada bulan Februari 2026 saat pertama kali saksi datang, saat itu di temani oleh dan ibu kandung korban.

Pada saat pertama kali tiba , keadaan pintu pagar rumah korban dalam keadaan terkunci gembok dari arah luar , sehingga karena saksi L tidak memiliki kunci kemudian saksi di bantu R membuka paksa gembok tersebu.

"Setelah gembok berhasil di buka, kemudian saksi L bersma R masuk menuju ke pintu rumah dan ternyata pintu rumah tidak terkunci," tuturnya lagi.

Setelah itu saksi Sdri. LOLLA dan Sdr. RICKY dan ibu korban masuk ke dalam rumah dan melihat keadaan didalam rumah berantakan. Para saksi melihat keadaan kamar saksi terdapat tumpukan pakaian di lantai.

"Pada saat itu saksi saksi tidak menaruh curiga apapun dikarenakan saksi saksi tidak mencium bau aneh apapun dari dalam kamar tersebut," paparnya.

Dikarenakan saksi melihat keadaan area dalam rumah berantakan, sehingga saat itu saksi L dan R menunda untuk membersihkan area dalam rumah.

Pada hari itu saksi hanya membersihkan area pekarangan rumah. Setelah selesai membersihkan pekarangan kemudian saksi L dan R pergi meninggalkan rumah korban dan mengganti kunci gembok pintu pagar dengan yang baru.

Sempat Nginap bersama Jasad, Tak tercium Bau Mayat

Chairul memaparkan, Saksi sempat tidur di rumah tersebut pada malam sebelum ditemukannya jasad wanita tersebut.

Kepada polisi saksi mengatakan, pada Jumat 6 Maret 2026 sekitar pukul 23.00 Wib, saksi L dan R kembali datang ke rumah korban dan tidur di ruang tengah.

"Menurut keterangan Saksi maksud dan tujuan datang ke rumah korban adalah untuk meneruskan bersih bersih rumah korban di area dalam rumah," jelasnya.

Lalu pada Sabtu tanggal 7 Maret 2026 sekitar pukul 09.00 Wib, kemudian saksi mulai membersihkan area dalam rumah dengan cara berbagi tugas.

Saat itu saksi Sdri. LOLLA membersihkan area dapur sedangkan saksi Sdr. RICKY membersihkan area tengah dan kamar kamar.

"Pada saat saksi R mulai membersihkan kamar, ketika itu saksi R berencana memasukkan tumpukan tumpukan pakaian kedalam kantong plastik.

"Saat saksi R ini menyingkap karpet di tumpukan pakaian tersebut, tiba tiba saksi R melihat ada sepasang kaki manusia dalam kondisi sudah terlihat tulangnya saja dan keadaan kulit mengering," tuturnya.

Setelah melihat hal tersebut, lalu saksi R memberitahu saksi L. setelah itu melapor ke Ketua RT setempat dan selanjutnya ketua RT, menginformasikan ke Polsek Cinere. 

Barang Korban Hilang

Dari hasil oleh TKP dan memeriksa sejumlah saksi, Polsiis menyebut, sejumlah barang milik jasad wanita itu hilang. "Terdapat barang milik korban yang hilang," katanya.

Chairul memaparkan, sejumlah barang berharga korban yang hilang diantaranya, sepeda motor merk Suzuki Adres dengan Nomor polisi B-6613-ZME, berikut Kunci kontak dan STNK nya. Kemudian 1 unit Handpond milik korban. (faj)

Editor : Yosep Awaludin
#kota depok #jasad wanita #Cinere