Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Terbawa Arus Hingga 10 Kilometer, Jasad Pemuda asal Bogor yang Hilang di Sungai Tasikmalaya Akhirnya Ditemukan

Lucky Lukman Nul Hakim • Rabu, 1 April 2026 | 18:06 WIB
ILUSTRASI: Jenazah pemuda Bogor ditemukan di Sungai Tasikmalaya.
ILUSTRASI: Jenazah pemuda Bogor ditemukan di Sungai Tasikmalaya.

RADAR BOGOR - Upaya pencarian terhadap Eko Suhari (25), pemuda yang dilaporkan hilang setelah terseret arus sungai di Tasikmalaya, akhirnya membuahkan hasil. 

Setelah tiga hari operasi intensif, tim SAR gabungan menemukan jasad korban di aliran Sungai Ciwulan, wilayah Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya, pada Selasa 31 Maret 2026 sore.

Penemuan ini menjadi titik akhir dari pencarian panjang yang dilakukan sejak korban dilaporkan hilang di Sungai Cilamajang, Kecamatan Kawalu. 

Baca Juga: DEN Bakal Bahas BOBIBOS dengan Kementerian ESDM, Dorong Uji Produksi dan Kelayakan

Jarak lokasi penemuan terbilang cukup jauh, yakni lebih dari 10 kilometer dari titik awal kejadian. 

Sungai Cilamajang sendiri diketahui merupakan anak sungai yang bermuara ke Sungai Ciwulan, sehingga arus deras diduga membawa tubuh korban hingga ke hilir.

Saat ditemukan, kondisi jenazah sulit dikenali secara kasat mata. 

Baca Juga: Bansos BPNT Rp600 Ribu Cair Kembali April 2026, Berikut Rincian Penyaluran Susulan dan Data Saldo Masuk KPM

Selain mengalami kerusakan pada bagian wajah, korban juga ditemukan tanpa mengenakan pakaian.

Hal ini sempat menyulitkan proses identifikasi di lapangan.

Koordinator tim SAR Basarnas Bandung wilayah Tasikmalaya, Dedi Haryanto mengungkapkan, pihaknya sempat belum bisa memastikan identitas korban saat pertama kali ditemukan. 

Ia menyebut kondisi jasad yang rusak membuat proses pengenalan secara visual tidak memungkinkan.

Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. 

Baca Juga: Depok Sudah Terapkan WFH untuk ASN, Kini Siap Evaluasi Ikuti Aturan Pusat

Proses identifikasi dilakukan oleh tim Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota dengan metode ilmiah.

Menjelang tengah malam, kepastian identitas akhirnya terungkap. 

Pamapta Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Joni Jonansa menjelaskan, identifikasi berhasil dilakukan melalui sidik jari yang masih dapat dikenali.

Baca Juga: Kabar Gembira Pasca Lebaran, Tambahan TPG 1 Bulan Bikin Nominal Melejit, Cek Kriteria Guru Penerimanya

Menurut Joni, meskipun kondisi kulit korban telah mengelupas, terdapat dua jari yang masih utuh sehingga memungkinkan pencocokan dengan data rekam e-KTP. 

Hasilnya, menunjukkan kecocokan identitas yang menguatkan bahwa jasad tersebut adalah Eko Suhari, korban yang hilang di wilayah Kawalu.

Ia juga menambahkan, kondisi tubuh korban yang sulit dikenali diduga akibat lamanya waktu korban berada di dalam air serta derasnya arus sungai yang berpotensi menyebabkan benturan.

Baca Juga: Hore, Persiapan Pencairan Bansos Tahap 2 Prioritas Desil 1-4 hingga Panduan Pengecekan Bagi Calon Penerima Baru

Peristiwa tragis ini bermula pada Minggu 29 Maret 2026 sekitar pukul 17.00 WIB. 

Saat itu, hujan deras mengguyur wilayah Tasikmalaya hingga menyebabkan debit air Sungai Cilamajang meningkat drastis.

Eko diketahui tengah memperbaiki saluran pipa PVC di dekat jembatan bersama rekannya, Rizki Fauzi. 

Nahas, ia terpeleset dan langsung terseret arus sungai yang meluap. 

Baca Juga: Hanya Untuk Kategori Ini, Ada Bonus TPG Pada THR 2026, Cek Prediksi Jadwal dan Mekanisme Cairnya

Sejak saat itu, korban dinyatakan hilang dan pencarian dilakukan secara intensif oleh tim gabungan.

Setelah identitas dipastikan, pihak keluarga akhirnya memutuskan untuk memakamkan jenazah di kawasan Kawalu, Tasikmalaya. 

Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kondisi jenazah yang tidak memungkinkan untuk dibawa ke kampung halamannya di Bogor.

Baca Juga: Pencairan Bansos PKH BPNT April 2026 Tahap 1 Ternyata Belum Tuntas, Status Tahap 2 Masih Proses di Sistem SIKS NG

Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya aktivitas di sekitar aliran sungai, terutama saat kondisi cuaca ekstrem. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#Sungai Cilamajang #bogor #tasikmalaya