Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kabar Baik dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Cicilan Apartemen Murah dan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Segera Dimulai

Rani Puspitasari Sinaga • Jumat, 3 April 2026 | 10:14 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Foto: Pemprov Jabar
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Foto: Pemprov Jabar

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membawa kabar menggembirakan bagi masyarakat di Bekasi dan wilayah Jawa Barat. 

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan dua program utama, mulai dari skema cicilan apartemen di kawasan Meikarta hingga rencana bantuan renovasi puluhan ribu rumah yang akan segera direalisasikan.

Informasi dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ini menjadi angin segar, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan para buruh di Bekasi dan Karawang.

Baca Juga: Jadwal WFH ASN Pemkot Depok Berubah Lagi, Akhirnya Ditetapkan Tiap Hari Ini

Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi bekerja sama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman yang dipimpin Maruarar Sirait menghadirkan solusi hunian terjangkau.

Proyek Meikarta di Cikarang yang sebelumnya sempat terhambat kini ditata ulang, dengan sebagian lahan seluas 10–20 hektare dialokasikan untuk pembangunan apartemen bersubsidi.

Dedi sengaja menggunakan istilah “apartemen” ketimbang “rumah susun” untuk meningkatkan kepercayaan diri masyarakat pekerja.

Baca Juga: Beri Penghormatan untuk Sang Legenda, Taylor Swift Rilis Video Musik Elizabeth Taylor

Melalui kebijakan baru tersebut, kepemilikan apartemen kini tidak lagi hanya untuk kalangan berpenghasilan tinggi.

Tenor cicilan diperpanjang hingga 30 tahun, sehingga masyarakat dengan penghasilan setara UMP atau UMK tetap memiliki peluang untuk memiliki hunian. Skema ini diharapkan mampu membuka akses kepemilikan properti bagi lebih banyak kalangan.

Baca Juga: Saldo Bansos Masuk Lagi, Daerah dan Bank Penyalur PKH dan BPNT Susulan Terbaru

Selain itu, Dedi Mulyadi juga mengumumkan program renovasi besar-besaran untuk rumah tidak layak huni (rutilahu) di Jawa Barat.

 Program yang dijadwalkan mulai berjalan pada April 2026 ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov Jawa Barat dan Kementerian PKP.

 

Program tersebut dinilai menjadi terobosan karena sistem pendaftarannya dibuat lebih terbuka dan transparan tanpa perlu jalur khusus atau kedekatan dengan pihak tertentu.

Baca Juga: Mie Ghacor Buka Cabang Baru di Kota Bogor, Semua Menu di Bawah Rp20 Ribuan

Jawa Barat bahkan dijadikan sebagai proyek percontohan nasional untuk penerapan sistem baru ini.
Masyarakat nantinya dapat mendaftarkan rumahnya secara mandiri melalui aplikasi yang sedang disiapkan pemerintah. Adapun syarat utamanya cukup sederhana, yakni rumah milik pribadi, ditempati oleh warga kurang mampu, serta berdiri di atas lahan yang tidak dalam sengketa.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#dedi mulyadi #apartemen #gubernur jawa barat #cicilan