RADAR BOGOR - Polisi ungkap fakta video viral pak ogah di Depok yang dituding melakukan intimidasi dan pura-pura menjadi korban tertabrak ban mobil.
Kapolsek Pancoran Mas Kompol Hartono memaparkan, kasus tersebut sudah ditangani oleh Polsek Pancoran Mas, Polres Metro Depok.
Ia menjelaskan dari hasil pemeriksaan, kata Kapolsek pria dalam video viral tersebut benar menjadi korban dan mengalami luka di kakinya.
Baca Juga: Akses Pengubung Plaza dan Pasar Bogor Segera Dibongkar, Jalan Roda Kota Bogor Bakal Ditutup
Hartono mengatakan, Pak Ogah tersebut juga sudah mendatangi Mapolsek Pancoran Mas. Dari keterangannya, peristiwa tersebut bermula saat dirinya mengatur lalulintas dan saat bersamaan mobil melintas serta mengenai kakinya.
"Di sana terjadi perselisihan," kata Kompol Hartono kepada Radar Bogor Senin, 6 April 2026.
Setelah itu, Pak Ogah tersebut sempat bertikai dan meminta pemilik mobil untuk berhenti. Setelah berhenti di salah satu minimarket, keduanya sempat adu mulut, tetapi bisa dilerai oleh warga sekitar dan keduanya akhirnya sepakat berdamai.
Namun tak lama dari kejadian tersebut, muncul video dengan narasi adanya intimidasi dari Pak Ogah dan disebut berpura-pura terkena ban mobil.
Adapun dari hasil pemeriksaan Polisi, terlihat kondisi kaki pria itu mengalami luka lecet akibat terlindas ban mobil tersebut.
"Setelah kami periksa, bahwa memang benar, Pak Ogah ini kakinya terlindas, ada luka di kakinya," paparnya.
Sementara itu untuk pengemudi mobil sendiri, hingga saat ini belum ada laporan ke pihak kepolisian. Namun demikian, kata dia Pak Ogah yang dituding pura-pura tersebut siap dipertemukan dengan pengemudi mobil dan siap dimintai keterangan kapan pun.
Terkait adanya intimidasi dari Pak Ogah, Kompol Hartono memastikan tidak menemukan ada upaya pemerasan dengan cara berpura-pura tertabrak.(Faj)
Editor : Eka Rahmawati