RADAR BOGOR - Tidak hanya warganet, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespon terkait video seorang ibu yang mengaku hampir kehilangan bayi yang baru dilahirkan.
Sosok ibu yang bernama Nina langsung dihubungi oleh Dedi Mulyadi dan menceritakan kronologi peristiwa yang membuatnya trauma.
Nina menceritakan, sebelum kejadian tersebut, dirinya dan suami sudah bersiap untuk pulang.
Baca Juga: Guru dan Tenaga Pendidik Jadi Taruhan Nasib PPPK Paruh Waktu meski Diberi Upah di Bawah UMK
"Ceritanya mah waktu saya mau pulang teh kan anak teh udah dimandiin sama saya, udah dibajuin. Cuman pas pulang teh kenapa belum dipanggil-panggil," ungkapnya kepada Gubernur Jawa Barat.
Kepada Dedi Mulyadi, Nina menuturkan dirinya sempat panik karena sang anak hampir di bawa oleh orang lain.
"Cuman Teteh mengalami kepanikan karena anaknya sempat dibawa orang gitu kan. Dan kalau kemudian teteh waktu itu tidak ke atas mungkin anaknya sudah dibawa pergi," tutur Gubernur Jawa Barat.
"Enggak tahu, Pak. Udah we pikiran udah ke mana ya," jawab Nina.
Dedi Mulyadi menyebutkan, tindakan yang dilakukan oleh perawat merupakan tindakan yang ceroboh.
Baca Juga: Warga Bogor Bersiap! Pesta Warna Nada 2026 Digelar Juni, Tiket Mulai Rp100 Ribuan
"Nanti saya tanya ke manajemen apa tindakan yang dilakukan oleh manajemen. Tetapi saya dengar bahwa sudah diberikan sanksi. Enggak tahu sanksinya apa. Nanti saya tanyakan," ujarnya.
Gubernur Jawa Barat juga memberi selamat karena Nina telah melahirkan bayi dengan selamat dan sehat.
Ia juga sempat menyinggung kasus anak tertukar yang terjadi di Bogor.
"Masih mending tidak terjadi kayak yang di Bogor sampai anaknya dibawa sampai gede kan gitu," pungkas Dedi Mulyadi.
Sebagai informasi, video Nina Soliha yang menceritakan kronologi sang anak hampir dibawa pergi viral di media sosial.
"Urang mah teu narima nyaeta ka perawat anu di RS Hasan Sadikin. Ku tega anak urang dibikeun ka batur coba," ucapnya di media sosial.
Kini, Nina Soliha sudah lega karena sang anak berhasil direbut kembali saat peristiwa tersebut terjadi.
Editor : Siti Dewi Yanti