Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Samsat Soekarno Hatta Viral, Gubernur Jawa Barat Ucap Terima Kasih, Dedi Mulyadi: Orang Mau Bayar Pajak Kok Dipersulit

Siti Dewi Yanti • Sabtu, 11 April 2026 | 05:02 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat bertemu Lantang Yoga yang viral karena pelayanan Samsat Soekarno Hatta
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat bertemu Lantang Yoga yang viral karena pelayanan Samsat Soekarno Hatta Bandung (Youtube Kang Dedi Mulyadi)

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu dengan Lantang Yoga, pria yang viral karena unggahan video miliknya terkait pembayaran pajak kendaraan bermotor di Samsat Soekarno Hatta Bandung.

Saat bertemu, Dedi Mulyadi menanyakan kondisi Lantang yang kini banyak yang menghubungi.

"Grup keluarga ramai ya. Ada yang nanya, "Kamu mau ngapain?" ujarnya.

Baca Juga: SDN Kemang Kiara Jadi Langganan Banjir, Disdik Kabupaten Bogor Cari Solusi

Gubernur Jawa Barat mengapresiasi langkah Lantang karena sudah menginformasikan terkait pembayaran pajak di Kantor Samsat Soekarno Hatta.

"Saya berucap terima kasih, justru dengan munculnya rasa ketidak-puasan warga terhadap layanan Samsat Soekarno Hatta," tuturnya.

Dedi Mulyadi mengatakan, hal tersebut melahirkan sebuah kesadaran bahwa pelayanan terhadap masyarakat itu sesuatu yang utama.

"Sehingga kita tidak boleh mengingkari sebuah pelayanan karena kan kita ini jangan aneh-aneh kan gitu loh," sambungnya.

Baca Juga: Jonggol Kabupaten Bogor Canangkan Gerakan Bersih Narkoba, Seluruh Elemen Masyarakat Turun Tangan

Gubernur Jawa Barat mengungkapkan, andalan Provinsi Jawa Barat adalah pajak kendaraan bermotor. 

"Karena andalannya pajak kendaraan bermotor, maka kita membutuhkan orang yang bayar," ucapnya.

Oleh karenanya, Dedi Mulyadi menilai, harus mempermudah orang bayar pajak karena menjadi andalan.

"Iya setuju, Pak," jawab Lantang Yoga.

"Kita gimana orang mau bayar pajak kok kita mempersulit orang bayar pajak gimana? Orang mau bayar pajak kok dipersulit," tegas Gubernur Jawa Barat.

Menurut Dedi Mulyadi, orang bayar pajak harus dipermudah, sehingga makin banyak wajib pajak yang membayar pajak.

Baca Juga: Lurah Serua Depok Pastikan TPS Liar yang Terima Buangan Sampah hingga Tangsel Ditutup Permanen

"Apa yang membuat Anda tertarik hari ini bayar pajak kendaraan di Jabar?" tanyanya.

Lantang menuturkan, alasan pertama agar dirinya tenang di jalan.

"Kemudian ya wajib aja karena kan dari pajak itu buat buat membangun jalan, supaya yang bolong-bolong jadi bagus di pedesaan," jelasnya.

Lantang menyebutkan, sejumlah jalan menuju rumahnya masih bolong-bolong. 

Baca Juga: Perakitan Motor Listrik Operasional MBG Diduga di Citeureup Bogor, Begini Penjelasan Pihak Desa

"Mudah-mudahan bisa diperhatikan jalan kabupaten, jalan provinsi," harapnya.

Gubernur Jawa Barat menanyakan kondisi infrastruktur Jawa Barat saat ini.

"Merasa enggak di Jawa Barat hari ini ada peningkatan infrastruktur?" tanyanya.

"Iya merasa Pak. Jalan lebih mulus," pungkas Lantang Yoga. 

Sebelumnya, Lantang Yoga mengunggah video saat dirinya ingin membayar pajak di Samsat Soekarno Hatta Bandung, namun tidak membawa KTP pemilik lama.

Unggahan tersebut melahirkan banyak reaksi, termasuk Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

"Untuk akang yang ganteng, mohon respon chat staff saya. Kita buat Jawa Barat menjadi prima dalam pelayanan. Nuhun," pintanya.

Bahkan, Gubernur Jawa Barat langsung menghubungi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan menonaktifkan Kepala Samsat Soekarno Hatta Bandung.

"Langsung saya telepon kepala BKD, kepala Inspektorat, dan dinonaktifkan. Saya buktikan itu investigatif," pungkas Dedi Mulyadi.

 

Editor : Siti Dewi Yanti
#dedi mulyadi #samsat soekarno hatta #pajak kendaraan #gubernur jawa barat