RADAR BOGOR - Saat menemui Lantang Yoga, pria yang viral karena pelayanan pajak di Samsat Soekarno Hatta Bandung, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanyakan perubahan yang dirasakan.
"Merasa enggak di Jawa Barat hari ini ada peningkatan infrastruktur?" tanyanya.
"Iya merasa Pak. Jalan lebih mulus," jawab Lantang Yoga.
Walau begitu, Dedi Mulyadi mengungkapkan ketidak-puasannya di Kota Bandung.
"Iya walaupun di Kota Bandungnya saya belum puas," ucapnya.
Lebih lanjut Gubernur Jawa Barat menjelaskan, saya belum puas karena trotoarnya belum rapi.
"Masih gerejek-gerejek bukan standar saya banget, drainase-nya tidak dibangun. PJU-nya tidak semuanya," ungkapnya.
Baca Juga: Hidden Gem di Bogor, JIVA Studio Tawarkan Yoga hingga Innerwork Class Mulai Rp85 Ribu
Kepada Lantang Yoga, Dedi Mulyadi menerangkan komitmennya.
"Saya kasih contoh di ruas-ruas jalan provinsi jalannya diperhalus, dikasih drainase, dipasang PJU, dikasih cat merah" jelasnya.
Bahkan, Gubernur Jawa Barat menuturkan, di beberapa wilayah jalan provinsi sudah rapi.
"Karena kita baru setahun ya. Ya udahlah nanti lihat aja 2027, 2028 pasti udah rapi," sebutnya.
Dedi Mulyadi mengatakan, tahun ini berencana menyelesaikan jalan provinsi.
"Tahun depan sebagian provinsi, sebagian desa, dan sebagian kabupaten," tambahnya.
Gubernur Jawa Barat menargetkan, jalan desa sudah terkoneksi ke kabupaten, jalan kabupaten terkoneksi ke provinsi, jalan provinsi terkoneksi ke jalan nasional, jalan nasional terkoneksi jalan tol di tahun 2029.
"Jadi circlenya tidak boleh ada yang terputus. Ini cita-cita," harapnya.
Dedi Mulyadi mengklaim, semakin banyak warga yang membayar pajak.
"Tugas kita sebagai penyelenggara pemerintahan adalah membuka akses yang mudah dan cepat bagi warga untuk bayar pajak," pungkasnya.
Gubernur Jawa Barat mewanti-wanti bayar pajak jangan sampai ribet.
Editor : Siti Dewi Yanti