Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gubernur Jawa Barat Ungkap Alasan Tidak Puas dengan Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Masih Gerejek-gerejek Bukan Standar Saya Banget

Siti Dewi Yanti • Sabtu, 11 April 2026 | 08:15 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan ketidakpuasan di Kota Bandung
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan ketidakpuasan di Kota Bandung (Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel)

RADAR BOGOR - Saat menemui Lantang Yoga, pria yang viral karena pelayanan pajak di Samsat Soekarno Hatta Bandung, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanyakan perubahan yang dirasakan.

"Merasa enggak di Jawa Barat hari ini ada peningkatan infrastruktur?" tanyanya.

"Iya merasa Pak. Jalan lebih mulus," jawab Lantang Yoga.

Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Dinilai Efektif Menggerakkan Ekonomi Daerah, Dorong Target Pertumbuhan Nasional hingga 8 Persen di Tengah Tantangan Inflasi

Walau begitu, Dedi Mulyadi mengungkapkan ketidak-puasannya di Kota Bandung.

"Iya walaupun di Kota Bandungnya saya belum puas," ucapnya.

Lebih lanjut Gubernur Jawa Barat menjelaskan, saya belum puas karena trotoarnya belum rapi.

"Masih gerejek-gerejek bukan standar saya banget, drainase-nya tidak dibangun. PJU-nya tidak semuanya," ungkapnya.

Baca Juga: Hidden Gem di Bogor, JIVA Studio Tawarkan Yoga hingga Innerwork Class Mulai Rp85 Ribu

Kepada Lantang Yoga, Dedi Mulyadi menerangkan komitmennya. 

"Saya kasih contoh di ruas-ruas jalan provinsi jalannya diperhalus, dikasih drainase, dipasang PJU, dikasih cat merah" jelasnya.

Bahkan, Gubernur Jawa Barat menuturkan, di beberapa wilayah jalan provinsi sudah rapi.

"Karena kita baru setahun ya. Ya udahlah nanti lihat aja 2027, 2028 pasti udah rapi," sebutnya.

Dedi Mulyadi mengatakan, tahun ini berencana menyelesaikan jalan provinsi.
"Tahun depan sebagian provinsi, sebagian desa, dan sebagian kabupaten," tambahnya.

Gubernur Jawa Barat menargetkan, jalan desa sudah terkoneksi ke kabupaten, jalan kabupaten terkoneksi ke provinsi, jalan provinsi terkoneksi ke jalan nasional, jalan nasional terkoneksi jalan tol di tahun 2029.

Baca Juga: Audit Total, Jika Salah Sasaran Bansos Terus Terjadi Maka Pemerintah Siap Kaji Ulang Sistem Penyaluran hingga Potensi Reformasi Menyeluruh

"Jadi circlenya tidak boleh ada yang terputus. Ini cita-cita," harapnya.

Dedi Mulyadi mengklaim, semakin banyak warga yang membayar pajak.
"Tugas kita sebagai penyelenggara pemerintahan adalah membuka akses yang mudah dan cepat bagi warga untuk bayar pajak," pungkasnya.

Gubernur Jawa Barat mewanti-wanti bayar pajak jangan sampai ribet.

 

Editor : Siti Dewi Yanti
#dedi mulyadi #jalanan di bogor #gubernur jawa barat #kota bandung