RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sempat berkunjung dan memberi pesan kepada sejumlah murid di SMAN 3 Jonggol Kabupaten Bogor yang baru diresmikan.
"Bu Guru enggak salah karena guru-guru dikasih beban kurikulum harus menyampaikan 300 halaman persoalan 300 halaman ngerti atau tidak lain urusan," ujarnya.
Dedi Mulyadi menanyakan status guru yang sedang mengajar di SMAN 3 Jonggol Bogor.
Baca Juga: Trailer Live Action Street Fighter Resmi Dirilis, Catat Jadwal Tayangnya di Bioskop
"Gurunya masih PPPK paruh waktu ya kan? Yang baru kemarin itu," ucapnya.
Gubernur Jawa Barat juga menanyakan pendapatan yang diterima oleh guru dengan status PPPK paruh waktu.
"Berapa paruh waktu?" tanyanya.
"Gajinya 24 jam saja yang dibayar," jawab guru dengan status PPPK paruh waktu tersebut.
Ia menambahkan, total pendapatan yang diterima selama satu bulan mengajar lebih dari Rp2 juta.
"Enggak ada tambahan lain cuma segitu? Tuh gajinya juga kecil," tambah Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat mengungkapkan alasan tidak menaikkan gaji guru PPPK paruh waktu.
"Kenapa Pak Gubernur tidak meningkatkan gajinya? Duitnya enggak ada. Kalau saya taikin, jalan moal ke aspal." jelasnya.
Dedi Mulyadi mengatakan, kondisi jalan menuju SMAN 3 Jonggol cukup jelek.
"Nanti minggu depan sudah rapi. Saya hot mix aja deh. Masa ke SMA jalannya gini-gini," tandasnya.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri peresmian perbaikan SMA Negeri 3 Jonggol di Kabupaten Bogor.
Ia menyebutkan, perbaikan yang dilakukan sebagai ikhtiar untuk pendidikan yang lebih baik.
Editor : Siti Dewi Yanti