RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku melakukan penataan halaman Gedung Sate Kota Bandung.
"Bukan membangun, merubah Gedung Sate. Karena itu bangunan heritage yang dilindungi Undang-undang," ungkapnya.
Dedi Mulyadi mengungkapkan, sebentar lagi Gedung Sate akan segera dicat setelah lama sekali tidak dicat.
Baca Juga: Bupati Bogor Perkuat Tata Kelola Perizinan, Dorong Pembangunan dan Tingkatkan PAD
"Mengecatnya pun harus ijin dari Kementerian Kebudayaan, kemudian harga catnya juga bikin melongo," tambahnya.
Hal tersebut harus dilakukan demi kecintaan terhadap peninggalan sejarah.
Gubernur Jawa Barat menyebutkan asal uang biaya pengecatan Gedung Sate.
"Uangnya ini dari realokasi anggaran. Perjalanan gubernur dihapus Rp1,5 miliar, baju dinasnya dihapus, pemeliharaan mobil dinasnya dihapus, pembelian mobil dinasnya dihapus. Semuanya dihapus," tegasnya.
Dana yang berasal dari penghapusan sejumlah anggaran, Dedi Mulyadi menjelaskan, di antaranya digunakan untuk melakukan penataan gedung sate,
"Pilih mana, pilih uangnya saya habiskan tapi tidak ada yang marah, atau pilih saya gunakan untuk kepentingan bermanfaat baik hari ini maupun ke depan," ungkapnya.
Gubernur Jawa Barat memilih untuk melakukan penataan halaman, meskipun harus menuai kritik.
"Dibanding saya menikmati untuk kepentingan saya," ujarnya.
Dedi Mulyadi menjelaskan pemimpin harus memilih di antara dua, bukan hanya mencari kesenangan saja.
"Harus mau dikritik karena kritik adalah kecintaan. Saya ucapkan terima kasih, insyaAllah kami akan memberikan yang terbaik bagi kepentingan masyarakat," tandasnya.
Penataan halaman gedung sate bukan hal yang baru bagi Gubernur Jawa Barat karena dulu pernah melakukan penataan halaman.
"Penggabungan antara alun-alun Kiai Santang Purwakarta dengan halaman pendopo Purwakarta. Awalnya diprotes, tapi sekarang hasilnya bisa dinikmati bersama," sebutnya.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berharap, hasilnya bisa dinikmati bersama, yang akhirnya bisa memberikan kontribusi ekonomi bagi kepentingan masyarakat.
Editor : Siti Dewi Yanti