Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ungkap Biaya Cat Gedung Sate, Gubernur Jawa Barat Sebut Asal Dana dari Realokasi Anggaran, Dedi Mulyadi: Semuanya Dihapus

Siti Dewi Yanti • Minggu, 19 April 2026 | 15:12 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebut asal anggaran biaya untuk cat Gedung Sate Kota Bandung
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebut asal anggaran biaya untuk cat Gedung Sate Kota Bandung (Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel)

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku melakukan penataan halaman Gedung Sate Kota Bandung.

"Bukan membangun, merubah Gedung Sate. Karena itu bangunan heritage yang dilindungi Undang-undang," ungkapnya.

Dedi Mulyadi mengungkapkan, sebentar lagi Gedung Sate akan segera dicat setelah lama sekali tidak dicat.

Baca Juga: Bupati Bogor Perkuat Tata Kelola Perizinan, Dorong Pembangunan dan Tingkatkan PAD

"Mengecatnya pun harus ijin dari Kementerian Kebudayaan, kemudian harga catnya juga bikin melongo," tambahnya.

Hal tersebut harus dilakukan demi kecintaan terhadap peninggalan sejarah.

Gubernur Jawa Barat menyebutkan asal uang biaya pengecatan Gedung Sate.

"Uangnya ini dari realokasi anggaran. Perjalanan gubernur dihapus Rp1,5 miliar, baju dinasnya dihapus, pemeliharaan mobil dinasnya dihapus, pembelian mobil dinasnya dihapus. Semuanya dihapus," tegasnya.

Baca Juga: Cek Saldo Bansos PKH dan BPNT 19 April 2026 Lewat HP, Sudah Cair ke KKS? Simak Hasil Pantauan Terbaru

Dana yang berasal dari penghapusan sejumlah anggaran, Dedi Mulyadi menjelaskan, di antaranya digunakan untuk melakukan penataan gedung sate, 

"Pilih mana, pilih uangnya saya habiskan tapi tidak ada yang marah, atau pilih saya gunakan untuk kepentingan bermanfaat baik hari ini maupun ke depan," ungkapnya.

Gubernur Jawa Barat memilih untuk melakukan penataan halaman, meskipun harus menuai kritik.

"Dibanding saya menikmati untuk kepentingan saya," ujarnya.

Dedi Mulyadi menjelaskan pemimpin harus memilih di antara dua, bukan hanya mencari kesenangan saja.

"Harus mau dikritik karena kritik adalah kecintaan. Saya ucapkan terima kasih, insyaAllah kami akan memberikan yang terbaik bagi kepentingan masyarakat," tandasnya.

Baca Juga: Status Cek Bansos Tidak Terdaftar Padahal Aktif? Simak Penjelasan Terbaru Tahap 2 dan Bocoran PIP April 2026

Penataan halaman gedung sate bukan hal yang baru bagi Gubernur Jawa Barat karena dulu pernah melakukan penataan halaman.

"Penggabungan antara alun-alun Kiai Santang Purwakarta dengan halaman pendopo Purwakarta. Awalnya diprotes, tapi sekarang hasilnya bisa dinikmati bersama," sebutnya.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berharap, hasilnya bisa dinikmati bersama, yang akhirnya bisa memberikan kontribusi ekonomi bagi kepentingan masyarakat.

Editor : Siti Dewi Yanti
#biaya cat gedung sate #penataan halaman Gedung Sate #realokasi anggaran #Dedi Mulya #gubernur jawa barat