Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Perbedaan Indonesia dengan Eropa Menurut Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi: Rakyat Kita Tidak Semuanya Mendapatkan Fasilitas Jalan yang Baik

Siti Dewi Yanti • Senin, 20 April 2026 | 09:19 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat mengungkapkan perbedaan Indonesia dengan negara Eropa
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat mengungkapkan perbedaan Indonesia dengan negara Eropa (youtube Kang Dedi Mulyadi Channel)

RADAR BOGOR - Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Barat pada 15 April 2027, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan perbedaan Indonesia dengan negara Eropa.

Menurut Dedi Mulyadi, ekonomi digital bermanfaat untuk menunjang sebuah kemajuan peradaban, tetapi ekonomi tradisional harus dijaga. 

"Kenapa? Bedanya Jerman dengan kita, bedanya Eropa dengan kita, bedanya Amerika dengan kita. Satu hal di Jerman, di Eropa, di Amerika, di Timur Tengah, negara mengatur siklus manusia," ungkapnya.

Baca Juga: Ini Penjelasan di Balik Ramainya Cek Saldo Bansos KKS dan Progres Distribusi Bantuan Pangan Nasional

Gubernur Jawa Barat menuturkan, negara mengatur mulai dari urusan makan sampai tidur. 

"Negara ngatur penyiapan air, negara mengatur penyiapan gas, negara mengatur penyiapan pangan, negara mengatur apartemen, negara mengatur semua," tambahnya.

Maka, Dedi Mulyadi mengatakan, ada satu masalah ketika negara mengalami masalah pemerintahan dan politik.

"Rakyatnya bisa kelaparan. Kenapa? Karena siklusnya sangat tergantung pada negara. Indonesia, mohon maaf, pemerintah tidak mengatur semua hal," jelasnya.

Baca Juga: TKA SD 2026 Digelar, Kemendikdasmen Pastikan Akses Susulan bagi Peserta, Begini Ketentuannya

Gubernur Jawa Barat menyebutkan, ada warga Indonesia yang bisa mengatur dirinya sendiri. 

"Rakyat kita tidak semuanya mendapatkan subsidi beras. Rakyat kita tidak semuanya mendapatkan subsidi gas. Rakyat kita tidak semuanya mendapatkan subsidi pendidikan. Rakyat kita tidak semuanya mendapatkan fasilitas jalan yang baik," tandasnya.

Namun, Dedi Mulyadi menuturkan, mereka masih bisa bertahan dalam perkembangan setiap waktu. 

"Saya tesis ini kenapa saya omongkan? Kita pernah melewati masa kolonial Belanda survive. Kita pernah melewati masa ee orde lama survive. Kita sudah melewati masa krisis ekonomi 98 survive," pungkasnya.

Oleh karenanya, Gubernur Jawa Barat selalu berbicara pada Kepala UPD untuk mengatur semua urusan masyarakat.

"Tidak ada hal yang bisa kita atur. Ada hal yang mereka harus bebas merdeka mengatur dirinya. Kenapa? Karena Indonesia akan tetap kokoh kalau negara tidak ngatur seluruh urusan hal," tuturnya.

Baca Juga: Viral! Penumpang KRL Bogor Diserbu Aroma Misterius, Suasana Gerbong Mendadak Berubah

Dedi Mulyadi berpendapat, tidak semuanya harus bergantung pada negara dan negara tidak harus mengatur semuanya.

"Kenapa? Karena suatu saat ada fluktuasi politik geopolitik internasional, ada fluktuasi politik nasional, maka seluruhnya tidak akan mempengaruhi survival-nya rakyat," tandas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Editor : Siti Dewi Yanti
#dedi mulyadi #perbedaan Indonesia dengan Eropa #musrenbang #Guberner Jawa Barat