RADAR BOGOR - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan kepada 7.000 personel Korps Brimob yang hadir dalam Rakernis di Mako Brimob Kelapa dua untuk menjaga soliditas dengan sesama rekan maupun dengan mitra.
"Bangun komunikasi yang baik sehingga kemudian di lapangan kita bisa menghadapi masalah-masalah yang ada dengan baik bersama-sama karena ke depan dinamika yang ada tentunya terus akan terjadi," ujar Kapolri pada Apel Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Korps Brimob Polri di Mako Brimob Polri, Depok, Selasa 21 April 2026.
Amanat tersebut disampaikan berkaitan dengan situasi geopolitik global yang saat ini sedang meningkat dan berpotensi menimbulkan gangguan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Baca Juga: Kapolri Buka Rakernis Korps Brimob di Depok, Beri Arahan ke 7.000 Personel
Ketahanan atau resiliensi suatu negara kata Kapolri ditentukan dari bagaimana kepolisian dapat menghadapi setiap tantangan dan ancaman yang ada dengan cermat dan baik.
"Saya percayakan di pundak kalian institusi Polri ini bagaimana rekan-rekan berada di lapangan, bagaimana rekan-rekan mampu menyelesaikan semua tantangan yang rekan-rekan hadapi," tuturnya.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo juga mengingatkan personelnya untuk mewaspadai terkait dampak konflik di Timur Tengah.
"Ini tentunya menimbulkan situasi dan eskalasi global yang meningkat dan akan menjadi ancaman apabila tidak segera didamaikan, akan terus meluas," katanya.
Jenderal Listyo Sigit juga mengungkapkan, beberapa negara telah menetapkan status darurat energi nasional. Sejumlah negara juga telah mengumumkan untuk menggunakan energi seefisien mungkin dan menurutnya di beberapa negara sudah mulai mengatur terkait efesiensi penggunakan bahan bakar termasuk Indonesia dengan pemberlakuan WFH.(Faj)
Editor : Eka Rahmawati