RADAR BOGOR - Kembang api menyala bersahutan jelang HUT Ke 27 Kota Depok. Memecah suasana malam di Kota belimbing itu.
Sumber letusan kembang api berada di Jalan Proklamasi, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok. Letusan kembang api itu terlihat hingga radius lebih dari 100 meter.
Sebagian warga megaggap letusan kembang api merupakan salah satu euforia menyambut HUT ke 27 Kota Depok.
Namun, ternyata letusan kembang api itu terjadi akibat adanya kebakaran gudang barang pengiriman paket. Kembang api tersebut bersumber dari salah satu paket yang ikut terbakar pada malam itu.
"Iya, kirain ada pesta kembang api, tapi pas lihat di medsos ternyata itu dari lokasi kebakaran," kata Yadi salah satu warga Depok yang menyaksikan letusan kembang api tersebut.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional dan Penyelamatan DPKP Kota Depok, Tesy Haryati, memaparkan, kebakaran gudang barang itu berlokasi di Jalan Proklamasi, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok.
Baca Juga: Bansos Tahap 2 2026 Segera Cair, KPM Harus Pastikan Hal Penting Ini Terlebih Dahulu
Kebakaran terjadi pada Minggu malam 26 April 2026. Insiden itu menghanguskan area seluas 500 meter persegi.
"Kami dapat laporan kebakaran pihaknya pada pukul 22.10 WIB," katanya kepada Radar Bogor Senin 27 April 2026.
Kata dia, laporan pertama kali diterima dari warga yang mendatangi Pos Merdeka. Petugas langsung meluncur dan tiba di lokasi pukul 22.15 WIB. Tesy memaparkan, penyebab kebakaran bukan berasal korsleting listrik.
“Menurut kesaksian warga sekitar, api muncul pertama kali dari area luar gudang. Dugaan sementara adalah korsleting listrik di titik tersebut,” paparnya.
Untuk memadamkan api, DPKP Kota Depok mengerahkan enam unit mobil pompa yang berasal dari Mako Kembang, Pos Merdeka, dan UPT Cimanggis.
Sebanyak 17 personel diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.
Beruntung, respons cepat petugas berhasil melokalisasi api sehingga bangunan di sekitar area gudang yang terbakar dapat diselamatkan. “Api dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 00.15 WIB,” tukasnya. (faj)
Editor : Yosep Awaludin