RADAR BOGOR - Area Depok Open Space (DOS) di kawasan Balai Kota Depok akan ditutup sementara mulai Selasa, 28 April 2026.
Penutupan ini dilakukan seiring dimulainya proyek pembangunan dan penataan lingkungan tahap ketiga yang bertujuan mempercantik serta meningkatkan kualitas fasilitas publik tersebut.
Informasi penutupan juga disampaikan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok melalui akun Instagram resminya. Berdasarkan pengumuman tersebut, penutupan dijadwalkan berlangsung hingga 31 Juli 2026.
Baca Juga: Soal Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor, 13 ASN Diperiksa Polisi
Selama masa pekerjaan berlangsung, masyarakat tidak diperkenankan memasuki area DOS demi menjaga keselamatan serta kelancaran proses pembangunan.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Depok, Adnan Mahyudin, menjelaskan bahwa penutupan sementara ini merupakan bagian dari pelaksanaan proyek penataan kawasan Balai Kota Depok tahap lanjutan.
Selain itu, warga diimbau untuk mematuhi aturan yang berlaku, seperti tidak melintasi area yang telah dipasangi pagar atau garis pengaman, serta memperhatikan rambu-rambu yang tersedia di lokasi proyek.
Baca Juga: Isu Pemekaran Wilayah di Kota Bogor Mencuat, Dedie Rachim Ungkap Faktanya
“Sehubungan dengan dimulainya proyek pada pembangunan dan penataan lingkungan Depok Open Space kawasan Balai Kota Depok tahap 3 maka akan dilakukan penutupan sementara,” ujar Adnan dalam keterangannya.
Langkah ini dilakukan guna mencegah risiko kecelakaan sekaligus memastikan proses pembangunan berjalan lancar tanpa gangguan.
Baca Juga: IPB Gelar Webinar Keluarga Produktif, Rahasia Usaha Rumahan Naik Kelas Dibongkar Lewat Metode PATEN
Pihak Disrumkim juga mengharapkan pengertian serta kerja sama masyarakat selama penutupan berlangsung.
Sementara itu, warga Pancoranmas, Ardiansyah, berharap proyek penataan DOS tahap 3 dapat selesai tepat waktu, mengingat kawasan tersebut kerap dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga.
Harapan serupa disampaikan Astriani, yang menilai penutupan ini akan berdampak pada aktivitas warga sehari-hari. Ia berharap hasil penataan nantinya mampu menghadirkan ruang publik yang lebih nyaman dan lengkap.
Sebagai informasi, Pemerintah Kota Depok melalui Disrumkim tengah mengerjakan sejumlah proyek strategis sepanjang 2026, yang mencakup peningkatan fasilitas pelayanan publik, ruang terbuka hijau, hingga penataan kawasan Balai Kota. Salah satu fokusnya adalah pengembangan Depok Open Space tahap ketiga.
Kepala Bidang Tata Bangunan Disrumkim Depok, Suwandi, menyebutkan bahwa dalam pengembangan tersebut akan dibangun fasilitas baru, termasuk lintasan jogging dengan jalur melingkar yang lebih panjang, sekitar 350 meter.
Editor : Eka Rahmawati