Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, KAI Janji Tanggung Jawab Penuh: Ini Kronologi dan Langkah Pemulihan

Reka Faturachman • Dipublikasikan Selasa, 28 April 2026 | 06:38 WIB
Pasca kejadian tabrakan 2 rangkaian kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026.
Pasca kejadian tabrakan 2 rangkaian kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026.

RADAR BOGOR - Insiden tabrakan dua rangkaian kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026, sekitar pukul 20.52 WIB. 

Peristiwa ini langsung memicu respons cepat dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang memastikan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menegaskan, perusahaan akan bertanggung jawab penuh terhadap dampak kecelakaan tersebut.

Dalam keterangannya yang diterima Radar Bogor pada Selasa 28 April 2026, Anne menyampaikan, KAI telah menyiapkan berbagai langkah penanganan, mulai dari proses pemulihan hingga pemberian kompensasi, termasuk asuransi bagi para korban.

Menurut Anne, fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan aman.

Selain itu, KAI juga bergerak cepat untuk menata kembali sarana dan prasarana agar operasional kereta api dapat segera kembali normal pada hari berikutnya.

Kecelakaan ini melibatkan dua rangkaian, yakni PLB 5568A dengan relasi Cikarang–Kampung Bandan yang bertabrakan dengan PLB 4B, yaitu KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi.

Benturan tersebut menyebabkan gangguan perjalanan serta kepanikan di lokasi kejadian.

Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Ia menjelaskan, pihak KAI bersama aparat kepolisian langsung melakukan evakuasi rangkaian kereta serta penanganan korban di lokasi.

Franoto juga menambahkan, petugas di lapangan telah bergerak cepat untuk mengamankan area kejadian.

Koordinasi intensif dilakukan dengan berbagai pihak terkait guna mempercepat proses evakuasi sekaligus memulihkan operasional perjalanan kereta api.

Hingga saat ini, proses penanganan masih berlangsung.

KAI memastikan akan terus memberikan pembaruan informasi serta berkomitmen menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang di tengah situasi tersebut. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
bekasi timur kai jakarta kereta tabrakan