Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Update Tragedi Bekasi Timur: Kepala RS Polri Kramat Jati Sebut 10 Korban Meninggal Kecelakaan Kereta Sudah Diidentifikasi

Lucky Lukman Nul Hakim • Selasa, 28 April 2026 | 17:49 WIB
Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono memberikan penjelasan kepada wartawan.
Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono memberikan penjelasan kepada wartawan.

RADAR BOGOR - Proses identifikasi korban kecelakaan kereta api di Bekasi Timur, Jawa Barat terus menunjukkan perkembangan. 

Hingga Selasa 28 April 2026 sore, tim forensik berhasil mengungkap identitas 10 korban dari total 15 korban meninggal dunia dalam tragedi tersebut.

Identifikasi dilakukan melalui sidang rekonsiliasi yang digelar di RS Polri Kramat Jati pada pukul 14.00 WIB. 

Baca Juga: Maksimalkan Manfaat Ikan Sapu-sapu, Guru Besar IPB: Sebaiknya Ikan Sapu-sapu Dimanfaatkan untuk Pupuk Cair Tanaman Hias

Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono menjelaskan, proses pencocokan data antemortem dan postmortem telah membuahkan hasil signifikan.

Dalam keterangannya, Prima Heru Yulihartono menyampaikan, dari hasil sidang tersebut, 10 jenazah telah dipastikan identitasnya dan siap untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

"Segera diserahkan kepada keluarga," katanya kepada wartawan.

Baca Juga: Jadi Ikon Wisata Baru Puncak, Jembatan Kaca Bendungan Sukamahi Bogor Diperkirakan Rampung Mei 2026

Kesepuluh korban yang berhasil diidentifikasi terdiri dari perempuan dengan rentang usia muda hingga paruh baya. 

Mereka adalah Tutik Anitasari (31), Harum Anjasari (27), Nur Alimantun Citra Lestari (19). 

Farida Utami (52), Vica Acnia Fratiwi (23), Ida Nuraida (48), Gita Septia Wardany (20). 

Baca Juga: Misteri Tabrakan Maut di Bekasi Timur Terkuak: Taksi Listrik Mogok di Rel, 15 Nyawa Melayang

Fatmawati Rahmayani (29), Arinjani Novita Sari (25), serta Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32).

Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur bertambah. 

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya, Kombes Martinus Ginting mengungkapkan, total korban tewas kini mencapai 15 orang.

Baca Juga: Waspada Hoaks Pencairan Bansos: Fakta Terbaru SIKS-NG 28 April 2026 dan Cara Mengenali Bukti Struk Palsu

Martinus Ginting menyampaikan pada hari yang sama, angka tersebut merupakan pembaruan dari data sebelumnya yang mencatat 14 korban meninggal. 

Ia juga membenarkan, seluruh jenazah telah ditangani oleh tim medis dan sebagian besar dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Meski demikian, hingga saat ini pihak kepolisian belum merinci jumlah terbaru korban luka-luka akibat insiden tersebut. 

Baca Juga: Banyak KPM Bolak-balik Cek Saldo Bansos, Ternyata Ini Status Asli Pencairan PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026

Proses pendataan masih terus dilakukan seiring penanganan korban di berbagai fasilitas kesehatan.

Tragedi yang terjadi pada Senin malam 27 April 2026 itu menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. 

Baca Juga: Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 2 Tahun 2026 Tak Lagi Sama, Ini Arti Status SPM, Gagal Verifikasi, dan Urutan Prioritas Desil

Sementara, proses investigasi penyebab kecelakaan masih berlangsung, fokus utama saat ini tertuju pada penanganan korban serta pemulihan bagi para penyintas. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#bekasi timur #RS Polri Kramat Jati #kereta #meninggal