RADAR BOGOR – Upaya pencegahan stunting terus diperkuat oleh Alfamart melalui program Alfamart Sahabat Posyandu.
Pada April 2026, program Alfamart Sahabat Posyandu ini kembali digelar dengan dukungan PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (Darya-Varia),
menjangkau puluhan kota di Indonesia.
Sebanyak 28 titik pelaksanaan tersebar di 28 kota dengan target penerima manfaat mencapai 2.800 ibu dan anak.
Salah satu kegiatan berlangsung di halaman gerai Alfamart KB Duren Kalimulya, Kota Depok, Senin 20 April 2026.
Dalam program ini, masyarakat mendapatkan berbagai layanan kesehatan, mulai dari imunisasi, pemantauan tumbuh kembang anak, edukasi gizi, hingga pemberian makanan tambahan (PMT).
Seluruh rangkaian layanan tersebut dijalankan oleh kader posyandu bersama dinas kesehatan setempat agar pelaksanaannya optimal.
Kehadiran program ini disambut positif oleh warga sekitar. Para ibu merasa terbantu karena layanan posyandu kini lebih mudah dijangkau.
Raina Meysa (32), salah satu warga, menilai program ini memberikan kemudahan sekaligus manfaat tambahan bagi masyarakat.
“Konsepnya mirip posyandu pada umumnya, tapi di sini ada nilai tambahnya. Lokasinya juga dekat dari rumah, jadi lebih praktis,” ujarnya.
Pendapat serupa disampaikan Julia (29) yang berharap program kolaborasi seperti ini bisa diperluas.
“Program seperti ini sangat bermanfaat dan sebaiknya diperbanyak. Harapannya bisa jadi contoh agar lebih banyak pihak terlibat dan menjangkau masyarakat lebih luas,” katanya.
Kolaborasi Posyandu Dinilai Efektif Tekan Stunting
Program Alfamart Sahabat Posyandu sendiri telah berjalan sejak awal 2023 dan rutin digelar di berbagai daerah.
General Manager Corporate Communications Alfamart, Rani Wijaya, menyebut inisiatif ini lahir dari kepedulian terhadap isu kesehatan dan tumbuh kembang anak.
Menurutnya, keberadaan Alfamart yang dekat dengan masyarakat menjadi peluang untuk menghadirkan dampak sosial yang relevan dengan kebutuhan warga, khususnya para ibu.
“Dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk kader posyandu dan pemerintah daerah, kami melihat layanan posyandu menjadi salah satu langkah strategis dalam membantu mencegah stunting,” jelasnya.
Baca Juga: Banjir Cibuluh Terus Berulang, Pemkot Bogor Siapkan Normalisasi Sungai hingga Sodetan Baru
Ia juga menambahkan bahwa sinergi lintas sektor, termasuk peran swasta, diharapkan mampu memperkuat upaya pemerintah dalam menekan angka stunting secara lebih luas.
Sementara itu, Corporate Secretary Darya-Varia, Widya Tobing, menegaskan keterlibatan perusahaannya merupakan bagian dari komitmen jangka panjang di bidang kesehatan masyarakat.
“Partisipasi ini juga menjadi bagian dari peringatan 50 tahun Darya-Varia. Sejak 2019 kami telah menjalankan program serupa di Desa Cibatok, Bogor, sehingga kolaborasi ini menjadi langkah lanjutan untuk memperluas manfaat bagi masyarakat,” terangnya.
Program ini juga mendapat apresiasi dari Ketua Kader Posyandu Anyelir, Amah (36), yang menilai dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat.
“Banyak ibu yang terbantu dalam memantau tumbuh kembang anaknya. Program seperti ini memang perlu diperluas agar manfaatnya semakin besar,” tandasnya. (***)
Editor : Yosep Awaludin